Pilpres 2024

Pemilih Kritis di Indonesia Lebih Pilih Ganjar  Pranowo dan Prabowo daripada Anies Baswedan

Para pemilih kritis di Indonesia ternyata lebih memilih dua sosok ini sebagai figur yang pantas memimpin negara ini ketimbang sosok yang lain.

|
Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM/kolase foto
PEMILIH KRITIS – Pemilih kritis di Indonesia ternyata tidak memilih Anies Baswedan sebagai presiden menggantikan Presiden Jokowi pada Pilpres 2024. Pemilih ini justeru lebih memilih dua nama, yakni Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto. 

POS-KUPANG.COM – Para pemilih kritis di Indonesia ternyata lebih memilih dua sosok ini sebagai figur yang pantas memimpin negara ini ketimbang sosok yang lain. Dua sosok itu dipandang sangat layak untuk menggantikan Presiden Jokowi.

Hal tersebut disampaikan Direktur Riset SMRC, Deni Irvani, Sabtu 29 April 2023. Deni mengatakan itu menyusul dinamika politik di Tanah Air yang kian memanas dalam beberapa pekan terakhir.

Iklim politik yang memanas itu menyusul Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri mengumumkan nama Ganjar Pranowo sebagai figur yang cocok menggantikan Presiden Jokowi pada Pilpres 2024 mendatang.

Putri Bung Karno itu mengumumkan nama Gubernur Jawa Tengah sebagai calon presiden, di kediaman ayahnya, Ir. Soekarno di Istana Batu Tulis, Bogor, Jumat 21 April 2023 lalu.

Pasca pengumuman itulah suhu politik di Indonesia mulai berubah. Pasalnya, Ganjar Pranowo merupakan kader PDIP yang disebut-sebut tak diinginkan para elit Partai Banteng Moncong Putih.

Sementara di tengah publik, sosok Ganjar yang juga Gubernur Jawa Tengah itu demikian dielu-elukan oleh mayoritas masyarakat di Indonesia.

Sementara di sisi lain, ada juga Puan Maharani, putri Megawati Soekarnoputri yang dinilai lebih berkompoten dibandingkan dengan figur yang lain. Apalagi sebagai Ketua DPR RI, Puan juga disebut sebagai putri mahkotah Megawati Soekarnoputri.

Namun ketika Bu Mega mengumumkan nama Ganjar Pranowo, publik Indonesia sontak memuji sikap putri Proklamator Kemerdekaan RI tersebut.

Baca juga: Daftar Harta Kekayaan Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, Prabowo Subianto, Siapa Paling Kaya?

Megawati disebut-sebut lebih mendengar aspirasi rakyat ketimbang menerima bisikan orang-orang dekatnya, para elit PDIP yang selama ini disebut-sebut cenderung mendukung Puan Maharani.

Bahkan momen pengumuman nama Ganjar Pranowo itu dinilai sangat tepat. Karena dilakukan pada saat Hari Kartini, 21 April 2023.

Selain itu pengumuman nama itu dilakukan hanya sehari menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriyah, yang jatuh pada hari Sabtu 22 April 2023.

Dengan demikian, dalam momen-momen besar itu, publik tentunya cenderung berdiskusi tentang keputusan Megawati yang memilih Ganjar Pranowo ketimbang Puan Maharani yang didorong para elit PDIP.

Apalagi selama ini, nama Ganjar Pranowo selalu bertengger pada posisi teratas daftar nama calon presiden sesuai hasil survei lemmbaga-lembaga survei di Tanah Air.

Ganjar Pranowo selalu bersaing dengan dua nama calon yang digadang partai lain. Dua nama yang jadi rivalnya pada Pilpres 2024 mendatang adalah Prabowo Subianto dan Anies Baswedan.

Untuk diketahui, menghadapi Pilpres 2024, ada tiga nama yang kini bersaing ketat. Tiga nama itu, yakni Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan ( mantan Gubernur DKI Jakarta ).

NAMA CAWAPRES – Presiden Jokowi menyebutkan beberapa nama yang dinilainya cocok untuk mendampingi Ganjar Pranowo sebagai calon presiden pada Pilpres 2024 mendatang.
NAMA CAWAPRES – Presiden Jokowi menyebutkan beberapa nama yang dinilainya cocok untuk mendampingi Ganjar Pranowo sebagai calon presiden pada Pilpres 2024 mendatang. (POS-KUPANG.COM/kolase foto)

Yang menarik saat ini, adalah elektabilitas Anies Baswedan kini tak mampu lagi menyalip Ganjar Pranowo atau Prabowo Subianto.

Bahkan ketika beberapa lembaga melakukan survei, diperoleh gambaran didampingi Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sekalipun, Anies Baswedan sulit menang pada Pilpres 2024 mendatang.

Sementara di sisi lain, kans Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo semakin terbuka sebagai sosok yang akan memenangkan pesta demokrasi nanti.

Lantas, bagaimana hasil survei terbaru tentang figur yang akan memenangkan Pilpres 2024? Berikut ini disajikan hasil survei beberapa lembaga survei di Tanah Air.

1. Indikator Politik Indonesia

Lembaga survei Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei terkait calon presiden (capres) potensial untuk maju di Pilpres 2024 nanti.

Survei ini menyajikan simulasi tiga nama capres potensial, yakni Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.

Hasilnya, Ganjar unggul atas perolehan elektabiltas terhadap Prabowo Subianto. Sementara Anies tertinggal dari dua sosok tersebut.

“Ganjar Pranowo 34 persen, Prabowo Subianto 31,7 persen, Anies Baswedan 25,2 persen,” kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanudin Muhtadi dalam rilis survei secara virtual, Minggu 30 April 2023.

Ia menyebut torehan tersebut cenderung menurun bagi Ganjar dan Anies.

Baca juga: Prabowo Subianto Pasang Syarat Bagi Cawapres 2024: Yang Paling Utama Itui Tiga Hal Ini

Terlebih lagi jika dikaitkan dengan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Sementara Prabowo Subianto terus menanjak dalam survei yang dilakukan selama dua bulan terakhir.

Pada Februari 2023 kemarin, Ganjar menduduki posisi pertama dengan 37,4 persen, disusul Anies 29,4 persen dan Prabowo 24,1 persen.

Kemudian pada Maret 2023, Ganjar menurun tipis di angka 36,8 persen di tengah tingkat kepuasan publik atas kinerja Presiden Jokowi yang terus meningkat.

Kemudian Prabowo dan Anies mendapatkan angka tak jauh berbeda pada Maret kemarin.

“Jadi saya bisa mengatakan meskipun ada dinamika di bulan april tapi ketiga calon masih punya potensi unggul. Artinya tiga nama ini tidak ada yang menang satu putaran,” kata Burhanudin.

Di sisi lain, posisi Anies yang masih paling buncit dalam survei pun belum bisa menjadi pedoman pasti.

Pasalnya, lanjut dia, Anies masih berpeluang mendulang elektabilitas mengingat waktu Pemilu yang masih cukup panjang.

“Apakah Mas Anies, tren penurunan itu membuat kansnya hilang, belum tentu. Kita harus menunggu lebih sabar karena masih ada 10 bulan ke depan,” tuturnya.

“Karena selisih mas anies dengan dua capres di atasnya juga tidak jauh,” lanjut Burhanudin.

Adapun populasi survei ini adalah seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih atau sudah menilah ketika survei dilakukan.

2. SMRC

Elektabilitas Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto bersaing ketat, ketika simulasi dilakukan pada pertanyaan tertutup empat nama calon presiden atau capres.

Hal itu berdasarkan temuan terbaru dari lembaga survei Saiful Mujani Research dan Consulting (SMRC) tanggal 25-28 April 2023 pada pemilih kritis.

Untuk diketahui Prabowo telah diputuskan menjadi calon oleh partainya, Gerindra, dan mendapatkan dukungan dari PKB.

Ganjar didukung PDIP, PPP, PSI dan Hanura.

Sementara dua nama lainnya yakni Anies Baswedan yang dicalonkan Nasdem, Demokrat, dan PKS.

Serta Airlangga Hartarto yang telah ditetapkan oleh Partai Golkar, untuk menjadi calon presiden.

"Kalau calonnya Airlangga, Anies, Ganjar, dan Prabowo, dalam survei terakhir para pemilih kritis, Ganjar dipilih oleh 30,4 persen, Prabowo 29,5 persen, Anies 19,8 persen, dan Airlangga 2,9 persen. Sisanya belum menentukan pilihan," kata Direktur Riset SMRC, Deni Irvani, Sabtu 29 April 2023.

Baca juga: Prabowo Subianto Dapat Pujian dari Wiranto Saat Lebaran 2023: Beliau Itu Sudah Mumpuni Dong

"Ini mengindikasikan bahwa Ganjar dan Prabowo bersaing ketat di kalangan pemilih kritis sekarang ini,” imbuhnya.

Deni menambahkan bahwa Prabowo terlihat lebih bisa menyerap pemilih kritis yang sebelum empat nama itu memilih nama-nama lain.

"Ini bisa terjadi karena Prabowo sudah dikenal hampir oleh semua pemilih (95 persen), sementara Ganjar masih lebih rendah kedikenalannya di kalangan pemilih ini (86 persen)," katanya.

3. Indo Barometer

Indo Barometer merilis survei simulasi lima nama calon presiden yang dipilih jika pemilu dilakukan hari ini.

Hasilnya, nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo unggul menjadi capres dibandingkan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Pada simulasi lima nama calon presiden, nama Ganjar Pranowo mengungguli Prabowo Subianto, Anies Baswedan, Puan Maharani dan Airlangga Hartarto.

Dimana Ganjar Pranowo memperoleh suara dari responden sebanyak 29,4 persen, disusul Prabowo Subianto 27,5 persen, Anies Baswedan 23,9 persen, Puan Maharani 1,4 persen, dan Airlangga Hartarto 0,3 persen.

"Dari pertanyaan tertutup terhadap lima nama calon presiden, Ganjar Pranowo dipilih 29, 4 persen selisih tipis dengan Prabowo Subianto kemudian Anies Baswedan," kata Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari saat menyampaikan hasil surveinya di kawasan Jakarta Selatan, Selasa 21 Maret 2023.

Tak hanya dalam simulasi 5 nama, pada simulasi 3 nama capres nama Ganjar Pranowo kembali mengungguli Prabowo dan Anies Baswedan.

Perolehan suara untuk Ganjar Pranowo dari responden, kata Qodari, mencapai 30,3 persen.

Sementara untuk Prabowo Subianto 28,4 persen dan Anies Baswedan 25,3 persen.

Saat pilihan dikerucutkan menjadi hanya dua calon presiden, nama Prabowo Subianto justru unggul jika melawan Ganjar Pranowo dan jika melawan Anies Baswedan.

"Saat melawan Ganjar Pranowo, suara Prabowo ini mencapai 38,5 persen dan Ganjar 35,4 persen. Kita lihat Prabowo melawan Anies, di sini Prabowo unggul 40,3 persen dan Anies 30,7 persen," kata Qodari.

Sementara, di saat Ganjar Pranowo berhadapan dengan Anies Baswedan, nama Gubernur Jawa Tengah itu lebih unggul dibandingkan bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan itu.

Di mana, Ganjar memperoleh suara responden sebanyak 40,2 persen.

Sedangkan Anies Baswedan mendapat hanya 38,1 persen.

Sebagai informasi survei ini dilakukan pada 12 hingga 24 Februari 2024 dengan melibatkan 1.190 responden berusia 17 tahun atau lebih.

4. Lembaga Survei Indonesia (LSI)

Hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) terbaru menunjukkan elektabilitas Prabowo Subianto mengungguli Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan dalam simulasi tiga nama pilihan Calon Presiden.

Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia Djayadi Hanan mengatakan Prabowo Subianto meraih 30,3 persen, Ganjar Pranowo 26,9 persen, dan Anies Baswedan 25,3 persen.

Sementara itu, masih ada 17,5 persen yang mengatakan tidak tahu atau tidak menjawab.

Hal tersebut disampaikannya dalam Rilis Temuan Survei Nasional LSI: "Kepercayaan Publik terhadap Lembaga Penegak Hukum, Isu Piala Dunia U-20, Aliran Dana Tak Wajar di Kemenkeu, Dugaan Korupsi BTS, dan Peta Politik Terkini" di kanal Youtube: Lembaga Survei Indonesia pada Minggu 9 April 2023.

"Kali ini untuk pertama kalinya sejak setahun terakhir saya kira Prabowo Subianto kembali menjadi nomor satu meskipun belum terlalu signifikan unggulnya (yakni) 3,4 persen," katanya.

Jika dilihat berdasarkan tren, kata dia, tampak penurunan elektabilitas yang signifikan dari Ganjar Pranowo selama dua bulan terakhir.

Baca juga: Ganjar Pranowo Terjun bebas, Prabowo Subianto Malah Berkibar di Tengah Wacana Koalisi Besar

Penurunan tersebut, kata dia, mencapai sekitar delapan persen.

"Kalau kita lihat trennya, maka lagi-lagi terlihat penurunan signifikan dari Ganjar Pranowo selama dua bulan terakhir turun sekitar delapan persen. Dari 35 persen ke 26,9 persen," katanya.

"Tapi yang menarik di situ penurunan delapan persen itu tampaknya belum diambil atau berpindah ke Prabowo atau Anies. Prabowo mengalami peningkatan sekitar 3,6 persen dari 26,7 persen. Sementara Anies cenderung stabil mengalami penguatan sedikit sebesar 1,3 persen," sambungnya. (*)

Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved