KKB Papua
Panglima TNI: Saya Sudah Lihat Keadaan Prajurit yang Kena Tembak, Mereka Bisa Jalan Sendiri
Panglima TNI Laksamana Yudo Margono mengungkapkan fakta terbaru soal keadaan prajurit TNI yang jadi korban kebrutalan KKB Papua di Distrik Mugi-Mam.
POS-KUPANG.COM – Panglima TNI, Laksamana Yudo Margono mengungkapkan fakta terbaru mengenai keadaan prajurit TNI yang jadi korban kebrutalan Kelompok Separatis Teroris di Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan, Selasa 15 April 2023.
Dikatakannya, dalam insiden baku tembak itu, ada lima prajurit TNI yang jadi korban kebrutalan KKB Papua. Lima prajurit tersebut menderita luka-luka karena ditembak oleh Kelompok Kriminal Bersenjata.
“Saya sudah melihat sendiri kondisi lima prajurit yang tertembak itu. Mereka sehat dan bisa jalan sendiri,” ungkap Yudo Margono.
Lima prajurit tersebut, lanjut dia, bisa jalan sendiri dari helicopter yang mengevakuasi mereka menuju ambulans yang disiapkan untuk mengantar kelima korban tersebut menuju rumah sakit di Timika.
“Mereka bisa berjalan dari helikopter (yang mengevakuasi mereka) menuju ambulans, untuk selanjutnya dibawa ke rumah sakit di Timika,” ujarnya.
Baca juga: Jenazah Pratu Miftahul Arifin Masih di Tepi Jurang, Panglima TNI: Hari Ini Harus Bisa Dievakuasi
Panglima Yudo Margono mengatakan itu dalam konferensi pers yang berlangsung di Base Ops Lanudal Juanda Surabaya, yang ditayangkan lagi di kanal YouTube Puspen TNI pada Selasa 18 April 2023.
Dikatakannya, dalam insiden itu, ada beberapa personel TNI yang ditembak dan satu di antaranya gugur. Prajurit TNI yang gugur itu bernama Pratu Miftahul Arifin.
Sedangkan lima orang lainnya juga terkena tembak, namun mereka menderita luka-luka. Para korban yang menderita luka-luka itu sudah dievakuasi dari lokasi kejadian.
"Ada lima personel yang kena tembak. Tadi mereka sudah dievakuasi ke Timika dan saya juga sudah lihat sendiri keadaan mereka," ujarnya.
"Dari lima personel itu, alhamdulillah semuanya sehat. Mereka bisa jalan sendiri dari helikopter yang menjemputnya menuju ambulans yang siap menghantar mereka ke rumah sakit di Timika," imbuhnya.
Kelima prajurit TNI itu, lanjut dia, sudah dievakuasi dalam operasi yang dilaksanakan Selasa 18 April 2023. Operasi tersebut khusus mengevakuasi lima prajurit itu dari dalam hutan.
Panglima TNI sangat bersyukur karena proses evakuasi lima prajurit tersebut berjalan lancer dan sudah selesai tanpa ada kendala.
"Evakuasi itu memag fokus untuk lima orang yang kena tembak dan alhamdulillah sudah selesai semua," ujar Yudo Margono.
Untuk diketahui, dari 39 prajurit yang baku tembak di Mugi-Mam Kabupaten Nduga pada Sabtu 15 April 2023, seorang prajurit atas nama Pratu Miftahul Arifin gugur.
Sedangkan lima orang prajurit TNI terkena tembak dan empat prajurit lainnya, hingga kini masih hilang kontak.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.