Senin, 27 April 2026

Berita Lembata

Penjabat Bupati Lembata Minta Bangkai Kapal Dipindahkan dari Pelabuhan Lewoleba

Penjabat Bupati Lembata juga mengucapkan terima kasih atas semua dukungan seluruh anggota DPRD Lembata dan juga KUPP Kelas III Lewoleba.

Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/RICKO WAWO
Pengerjaan pengembangan Pelabuhan Lewoleba, Lembata, NTT, sudah dimulai Rabu (12/4/2023), yang ditandai dengan seremonial pemancangan tiang pelabuhan. Namun bangkai kapal masih menumpuk di kawasan pelabuhan laut tersebut. Diminta untuk ditertibkan agar tidak mengganggu pemandangan. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, RICKO WAWO

POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA - Penjabat Bupati Lembata, Marsianus Jawa meminta bangkai kapal yang menumpuk di Pelabuhan Lewoleba agar segera dipindahkan.

Hal tersebut disampaikan saat seremonial pemancangan tiang pelabuhan dalam rangka pengerjaan pengembangan Pelabuhan Lewoleba, Lembata pada Rabu 12 April 2023.

“Ada pemandangan buruk yang saya lihat soal bangkai kapal yang masih terlihat menumpuk, sehingga bisa ditertibkan agar areal ini ditata dengan baik,” harap Bupati Jawa.

Penjabat Bupati Lembata juga mengucapkan terima kasih atas semua dukungan seluruh anggota DPRD Lembata dan juga KUPP Kelas III Lewoleba.

Baca juga: Rehabilitasi Pelabuhan Lewoleba Dongkrak Perekonomian di Lembata

"Sehingga pelabuhan kita yang sudah lama memprihatinkan ini dapat secepatnya dibangun dengan baik," jelas Marsianus Jawa.

Menurut Marsianus, Pelabuhan Lewoleba merupakan pelabuhan terakhir. “Artinya, apakah ini ada dampak dari masalah yang telah kita hadapi. Tentunya rekondisi pelabuhan laut yang ada segera dibangun sehingga pengembangan daerah ini akan berkembang pesat dan lebih maju dari daerah lainnya. Saya mohon dukungan dari semua pihak baik Pemerintah maupun lembaga DPRD serta masyarakat Lembata dalam pembangunan kegiatan Pelabuhan Lewoleba,” imbuh Bupati Jawa.

Seremonial pemancangan tiang pelabuhan itu dihadiri Penjabat Bupati Lembata Marsianus Jawa bersama Forkopimda Kabupaten Lembata, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Lembata, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, Polres Lembata –KPPP LAUT, POL AIRUD, Angkatan Laut, Koramil 1624 – 03 Lewoleba, PT PELNI serta perusahaan pelayaran. 

Baca juga: Profil AKBP Vivick Tjangkung, Kapolres Lembata Jago Ungkap Kasus Narkoba, Siap Kerja Maksimal

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Laut Kelas III Lewoleba, Capt. Desmon S. Menno, mengatakan paket pelelangan pekerjaan ini oleh Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, dengan sumber dana dari APBN dalam waktu 320 hari kalender.

Dijelaskan, pekerjaan struktur dengan luas dan juga rencana pengembangan Pelabuhan Lewoleba. Pekerjaan akan dimulai, dan bisa mencapai target yang telah ditetapkan.

“Harapan kami bapak penjabat Bupati bisa membuka kegiatan sekaligus menyaksikan seremonial pemancangan tiang pengembangan Pelabuhan Lewoleba di Kabupaten Lembata, Provinsi NTT,” ujarnya.

Baca juga: Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Lembata Gelar Kegiatan Bertajuk Keceriaan Ramadhan

Pengerjaan pengembangan Pelabuhan Laut Lewoleba, Lembata, NTT, sudah dimulai Rabu (12/4/2023), yang ditandai dengan seremonial pemancangan tiang pelabuhan. 

Seremonial pemancangan tiang pelabuhan itu dihadiri Penjabat Bupati Lembata Marsianus Jawa bersama Forkopimda Kabupaten Lembata, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Lembata, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, Polres Lembata –KPPP LAUT, POL AIRUD, Angkatan Laut, Koramil 1624 – 03 Lewoleba, PT PELNI serta perusahaan pelayaran. 

Para tokoh adat, tokoh masyarakat pun ikut menyaksikan seremonial pemancangan tiang pengembangan pelabuhan laut Lewoleba itu. (*)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved