Kuliner Khas NTT

Buka Puasa Bersama di Kota Kupang dengan Soto Lamongan, Begini Rasa Kenikmatannya, Menggoyang Rasa

Penulis kuliner khas ntt, kali ini ingin mencoba yang lain, yakni berbuka puasa dengan makanan makanan khas dari Provinsi Jawa Timur, yakni soto Lamon

Penulis: Ferry Ndoen | Editor: Ferry Ndoen
zoom-inlihat foto Buka Puasa Bersama di Kota Kupang dengan Soto Lamongan, Begini Rasa Kenikmatannya, Menggoyang Rasa
POS-KUPANG.COM/FERRY NDOEN
SOTO LAMONGAN - Penulis kuliner khas ntt saat buka bersama teman angkatan alumni SMAK Giovanni Kupang angkatan 1986 Beny Lapebesi makan soto Lamongan di wilayah Kelurahan Tuak Daun Merah, Kota Kupang

Laporan Wartawan Pos-Kupang.Com, Ferry Ndoen

POS-KUPANG.COM - Sekali sekali, kitong mesti menggoyang adrenalin sehingga hidup ini sonde monoton dan menjenuhkan.

Penulis kuliner khas ntt, kali ini ingin mencoba yang lain, yakni berbuka puasa dengan makanan khas Lamongan dari Provinsi Jawa Timur, yakni soto Lamongan.

Cita rasa soto Lamongan memang sangat khas dan pas. Soto Lamongan mampu menggoyang lidah kuliner khususnya saat berbuka puasa bersama teman.

Dua teman ini, bro Benediktus Lappebesi alias bro Van Hallen, S.Sos dan penulis kuliner khas ntt, Ferry Ndoen, S.Sos coba berbuka puasa dengan masakan dan makanan khas non ntt, soto Lamongan.

Weehhh, memang kalo bicara soal soto, memang seng ada lawan dengan orangh non NTT dari Provinsi Jawa Timur, soto orang Lamongan.

 Rasa soto Lamongan sangat menggoyang lidah Ada saat berbuka puasa bersama teman rekan satu angkatan Alumni SMAK Giovanni Kupang angkatan tahun 2006, bro Benny Lapebesi.

Dansalah satu spot soto Lamongan yang enak ada warung makan yang berjejer ria di wilayah Kelurahan Tuak Daun  Merah (TDM), Kota Kupang.

Bro Benny Lapebesi alias bro Beni Van Halen sangat menikmati masakan dan makanan soto Lamongan.

Apalagi saat berbuka puasa, usai makan soto Lamongan yang agak berlemak, kita tutup dengan ngobrol santai sambil minum bir bintang.

Dan enaknya, soto Lamongan ini kitong dua makan ala Cowboy. Artinya duduk santai di warung di tepi jalan sambil bercerita.

Artinya, makan sambil ngobrol ngalur ngindul mengenang masa indah saat duduk di bangku SMAK Giovanni Kupang tahun 1983-1986. 

Banyak kisah yang kembali diceritakan bro Beny Van Hallen. Apalagi bir 1 kaleng sudah masuk ke tenggorokan, bapa tua semakin cerewet saja mengenang masa indah saat duduk di bangku SMAK Giovanni Kupang.

Hal-hal ringan seperti ini yang perlu kitong nikmati saat sama sama sudah berusia di atas 50 tahun.

Semoga hal-hal kecil dan ringan ini menjadi inspirasi bagi teman-teman alumni lain, bahwa kenikmatan hidup bukan harus mewah banget.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved