Piala Dunia U20

Jokowi Kecewa dan Sedih Indonesia Batal Gelar Piala Dunia U-20

Jokowi menyatakan kekecewaannya atas keputusan FIFA membatalkan penyelenggaraan Piala Dunia U20 2023 di Indonesia.

|
Editor: Alfons Nedabang
INSTAGRAM JOKOWI
Presiden Jokowi menerima jersey sepak bola FIFA bernomor punggung 1 dan bola resmi Piala Dunia Qatar 2022 dari Presiden FIFA Gianni Infantino di Istana Negara, Selasa 18 Oktober 2022. Pada Kamis 30 Maret 2023, Jokowi kecewa dan sedih karena Indonesia batal gelar Piala Dunia U-20. 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) menyatakan kekecewaannya atas keputusan FIFA membatalkan penyelenggaraan Piala Dunia U20 2023 di Indonesia.

Dalam keterangan resminya Kamis 30 Maret 2023, Jokowi mengaku telah mengetahui keputusan FIFA melalui laporan Ketua Umum PSSI Erick Thohir yang bertemu dengan perwakilan badan sepak bola dunia tersebut pada Rabu 29 Maret.

"Tentunya kita harus menghormati keputusan tersebut. Saya tahu keputusan ini membuat banyak masyarakat kecewa," kata Jokowi. "Saya pun sama, juga merasakan hal itu. Kecewa dan sedih," ujar Jokowi.

Dalam keterangan singkatnya itu, Jokowi berharap agar masyarakat tak larut dalam kekecewaan dan saling menyalahkan.

Jokowi juga ingin menjadikan pembatalan status Indonesia tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 sebagai pembelajaran untuk sepak bola Indonesia untuk waktu yang akan datang.

"Jadikan hal ini sebagai pembelajaran berharga bagi kita semuanya, bagi persepakbolaan indonesia," ujar Jokowi

Jokowi mengaku sudah memberikan tugas khusus kepada Ketua Umum PSSI Erick Thohir usai Indonesia batal gelar Piala Dunia U-20 2023.

Baca juga: BREAKING NEWS: FIFA Singkirkan Indonesia sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U-20

"Dan saya telah meminta Ketua Umum PSSI Bapak Erick Thohir untuk terus berupaya semaksimal mungkin agar sepak bola Indonesia tidak terkena sanksi," ucap Jokowi menambahkan.

FIFA secara resmi menyatakan mencabut status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 pada Rabu (29/3) malam. Keputusan tersebut dibuat FIFA setelah Indonesia dinilai tidak bisa memberikan jaminan keamanan kepada Israel usai protes keras dari banyak pihak.

"Menyusul pertemuan hari ini antara Presiden FIFA Gianni Infantino dan Ketua Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia [PSSI] Erick Thohir, FIFA telah memutuskan, karena keadaan saat ini, untuk mencabut Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023," tulis FIFA dalam keterangan resmi.

Kegagalan menggelar Piala Dunia U-20 2023 membuat FIFA menjatuhkan sanksi kepada Indonesia melalui PSSI. Akan tetapi, dalam rilis tersebut FIFA belum menyebutkan sanksi untuk Indonesia.

Meski demikian sejumlah pemberitaan melaporkan Indonesia bisa mendapat skorsing FIFA, yang berpotensi membuat Timnas Indonesia tidak bisa berpartisipasi di semua level.

Kompetisi domestik di Indonesia juga tidak akan diakui FIFA. Selain larangan berpartisipasi, Indonesia bisa kehilangan peluang menjadi tuan rumah di berbagai event.

Namun Jokowi berharap Erick Thohir bisa mencegah Indonesia kehilangan peluang menjadi tuan rumah di berbagai event tersebut. "Termasuk kesempatan untuk jadi tuan rumah event-event lainnya. Demikian yang bisa saya sampaikan. Terima kasih," kata Jokowi.

Batalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U20 2023 memang menimbulkan kekecewaan masyarakat. Di kantor PSSI di kawasan Senayan, Jakarta, sejumlah karangan bunga dikirimkan para penggemar sepak bola.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved