Pilpres 2024

Burhanuddin Muhtadi Sebut Elektabilitas Prabowo Menguat Ketimbang Anies Baswedan, Begini Faktanya

Burhanuddin Muhtadi, Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, menyebutkan, elektabilitas Prabowo Subianto cenderung menguat dari hari ke hari.

Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM
MENGUAT – Elektabilitas Prabowo Subianto kian menguat bahkan melampaui Anies Baswedan. Akan tetapi menanjaknya elektabilitas Menteri Pertahanan RI itu, belum mampu melampaui Ganjar Pranowo yang kini mengantongi elektabilitas menembus 30,8 persen. 

POS-KUPANG.COM – Burhanuddin Muhtadi, Direktur Eksekutif IPI ( Indikator Politik Indonesia ), menyebutkan, elektabilitas Prabowo Subianto cenderung menguat dari hari ke hari.

Trend politik yang dialami Ketua Umum Partai Gerindra itu, beda dengan rival politiknya, yakni calon presiden dari KPP ( Koalisi Perubahan untuk Persatuan ), Anies Baswedan.

Meski beda, namun keduanya cenderung bersaing ketat. Tapi belakangan ini, elektabilitas Anies Baswedan justeru mengalami pelemahan.

Burhanudin Muhtadi mengatakan hal tersebut, dalam pemaparan hasil survei yang mereka lakukan pada Minggu 26 Maret 2023.

Baca juga: Prabowo Subianto Tak Berkutik Saat Budi Gunawan Lontarkan Pujian di Depan Jokowi, PKS pun Meradang

Dia menyebutkan bahwa elektabilitas Prabowo Subianto yang juga Menteri Pertahanan RI itu, mengalami rebound setelah sebelumnya sempat seimbang.

"Dia (Anies) mengalami pelemahan dalam beberapa bulan terakhir. Dan Prabowo mengalami surprise, rebound dalam beberapa bulan terakhir. Elektabilitasnya (Prabowo) sekarang menyalip Anies Baswedan," ujarnya.

Pada Februari 2020 lalu, misalnya, Prabowo Subianto menjadi capres yang paling unggul. Sedangkan Anies berada di peringkat dua dan Ganjar Pranowo di peringkat tiga.

UNGGULI GANJAR - Kalau secara head to head, Prabowo Subianto ungguli Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan. Prabowo unggul karena meraup suara baik dari simpatisan Jokowi maupun yang menolak Jokowi. Ini kata M Qodari, Direktur Eksekutif Indo Barometer, Selasa 21 Maret 2023.
UNGGULI GANJAR - Kalau secara head to head, Prabowo Subianto ungguli Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan. Prabowo unggul karena meraup suara baik dari simpatisan Jokowi maupun yang menolak Jokowi. Ini kata M Qodari, Direktur Eksekutif Indo Barometer, Selasa 21 Maret 2023. (POS-KUPANG.COM)

Setahun berikutnya, yakni Januari 2021, Ganjar menyalip Anies ke peringkat kedua dan setahun kemudian, yakni April 2022, Ganjar berada di posisi puncak setelah menyalib Prabowo.

Prabowo Subianto justeru mengalami degradasi ke peringkat ketiga karena telah dilampaui oleh Anies Baswedan. Ini terjadi karena pada Oktober-November 2022, Anies dideklarasikan sebagai calon presiden dari Partai Nasdem.

Berdasarkan hasil survei terbaru, kata Burhanuddin Muhtadi, elektabilitas Ganjar berada di posisi 30,8 persen. Sedangkan Anies dan Prabowo terpaut jauh dibawahnya, dengan elektabilitas yang seimbang di level 21,7 persen.

Sementara sesuai simulasi semi terbuka dengan 34 nama, hasilnya tiga nama masuk dalam tiga besar capres, yakni Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan.

Sedangkan para kandidat di luar posisi 3 besar, tetap konsisten, antara lain Ridwan Kamil, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) juga Sandiaga Uno.

Akan tetapi, lanjut dia, elektabilitas Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil justeru menurun setelah sempat melejit. "Ridwan Kamil yang sempat melejit setelah tragedi yang dialami oleh putranya, tapi kemudian sempat ada penurunan," ujarnya.

Berikut elektabilitas 34 capres dengan simulasi 34 nama semi terbuka menurut Indikator Politik Indonesia:

Ganjar Pranowo: 30,8 persen

Prabowo Subianto: 21,7 persen

Anies Baswedan: 21,7 persen

Baca juga: Immanuel Ebenezer: Prabowo Subianto Bakal Menang, Kalau Gerindra Tetap Gandeng PKB di Pilpres 2024

Ridwan Kamil: 6,3 persen

Agus Harimurti Yudhoyono: 1,6 persen

Sandiaga Uno: 1,1 persen

Khofifah Indar Parawansa: 1 persen

Erick Thohir: 0,9 persen

Puan Maharani: 0,6 persen

Habib Rizieq: 0,6 persen

Abdul Somad: 0,6 persen

Muhaimin Iskandar: 0,5 persen

Hary Tanoesoedibjo: 0,4 persen

Susi Pudjiastuti: 0,4 persen

Ma'ruf Amin: 0,4 persen

Bahlil Lahadalia: 0,4 persen

Mahfud MD: 0,3 persen

Andika Perkasa: 0,2 persen

Tri Rismaharini: 0,2 persen

Airlangga Hartarto: 0,2 persen

Surya Paloh: 0,1 persen

Gatot Nurmantyo: 0,1 persen

Peringkat 23-34: 0 persen.

Baca juga: Anies Baswedan – Airlangga Buka Puasa Bersama, Didampingi Surya Paloh juga Jusuf Kalla, Ada Apa?

Untuk diketahui, survei Indikator Politik Indonesia ini dilaksanakan dengan wawancara tatap muka pada 9-16 Februari 2023 dan 12-18 Maret 2023.

Total sampel responden yang diwawancarai secara valid pada survei Februari 2023 berjumlah 1.200 orang, dengan margin of error sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Sementara, pada Maret 2023, ada 800 responden yang diwawancarai dengan margin of error 3,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Penarikan sampel dalam survei ini menggunakan metode multistage random sampling. (*)

Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved