Berita Sabu Raijua

Persediaan Beras di Gudang Bulog Ledeana Sabu Raijua Sisa 14 Ton Lebih

Persediaan beras di gudang Bulog Ledeana Kecamatan Sabu Barat Kabupaten Sabu Raijua tinggal 14.600 Kg atau 14 Ton lebih

Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/JEVON AGRIPA DUPE
BERAS - Persediaan beras di Gudang Bulog Ledeana, Kecamatan Sabu Barat Kabupaten Sabu Raijua. (16/03). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Jevon Agripa Dupe

POS-KUPANG.COM, SABU RAIJUA - Persediaan beras di gudang Bulog Ledeana Kecamatan Sabu Barat Kabupaten Sabu Raijua tinggal 14.600 Kg atau 14 Ton lebih.

Hal tersebut disampaikan Benediktus Usaba Kepala Gudang Bulog Ledeana. Kamis (16/03).

“Persediaan beras saat ini 14 Ton lebih, dan itu tidak dapat dijual lagi karena dari 14 Ton itu beberapa kilo punya TNI dan kita Siapkan untuk keadaan emergency (darurat) seperti bencana alam dan lainnya, sehingga dalam keadaan darurat dapat kita sediakan,” kata Benediktus.

Baca juga: Bulog NTT Operasi Pasar Tekan Harga Beras, Pedagang Nakal Ditindak 

Benediktus juga menyampaikan bahwa beras di gudang Bulog Ledeana akan dijual kembali saat terdapat pasokan beras yang masuk,”nanti akan kita jual kembali kepada masyarakat jika pasokan dari Kupang turun dan itu akan masuk 100 ton pada bulan ini,” katanya.

Benediktus berharap masyarakat dapat bersabar untuk menunggu pasokan beras dari Kupang,”Untuk masyarakat yang kemarin tidak dapat beras atau yang belum sempat dapat diharapkan bersabar untuk menunggu kapal masuk lagi, karena stok yang ada tidak dapat dijual karena disiapkan untuk keadaan emergency,” ungkap Benediktus.

Baca juga: BREAKING NEWS: Diduga Setubuhi Anak di Bawah Umur, Sekcam Alor Timur Ditahan Polisi

Hasan Amirudin salah satu masyarakat Sabu Raijua berharap pemerintah dapat memberikan solusi untuk menyediakan persediaan beras menjelang bulan suci Ramadhan.

“harapan saya pemerintah dapat memberikan solusi kongkrit untuk menutupi kelangkaan beras yang ada, mengingat akan memasuki suci bulan Ramadhan dan diharapkan kelangkaan beras ini tidak berimbas pada harga barang seperti kelangkaan minyak goreng yang pernah terjadi,” harap Hasan. (cr22)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS 

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved