Berita Lembata
AFKAB Cup I: Membumikan Olahraga Futsal di Kabupaten Lembata
Euforia olahraga futsal mulai terasa karena para pendukung hadir di lapangan untuk mendukung tim kesayangan mereka masing-masing.
Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Eflin Rote
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, RICKO WAWO
POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA - Asosiasi Futsal Kabupaten Lembata ( Afkab )pertama kali menggelar turnamen futsal antar SMA di Lapangan Harnus, Kota Lewoleba. Turnamen ini sekaligus memberi angin segar perkembangan olahraga futsal di bumi Lepan Bata Lembata. Organisasi futsal resmi yang baru terbentuk pada pertengahan tahun 2022 ini memang punya komitmen memajukan futsal di Lembata. Turnamen futsal pun digelar di Lapangan Harnus, Kota Lewoleba, 8-18 Maret 2023.
Sebanyak 14 tim futsal dari 11 SMA/SMK di Lembata turut ambil bagian dalam kompetisi ini. Euforia olahraga futsal mulai terasa karena para pendukung hadir di lapangan untuk mendukung tim kesayangan mereka masing-masing.
Ketua Afkab Lembata Emanuel Sunur, memastikan komitmen mereka untuk membumikan olahraga futsal, apalagi para pengurus Afkab Lembata sendiri rata-rata berusia 25 tahun.
Baca juga: Sayap Kasih Foundation: Lembata Butuh Rumah Rehab Difabel
Sebagai anak muda, mereka juga punya niat khusus untuk mengabdikan diri bagi kampung halaman Lembata.
“Turnamen ini adalah bentuk dari tanggung jawab kami untuk hidupkan olahraga futsal di Lembata. Di tengah keterbatasan kami mau memulai. Yang paling penting adalah bisa mewadahi minat futsal anak anak,” ujarnya, dalam acara pembukaan.
Emanuel mengakui animo anak muda Lembata bermain futsal cukup tinggi. Hal ini terbukti saat seleksi pemain menuju Pekan Olahraga Provinsi ( Porprov ) di Kota Kupang tahun lalu. Sebanyak 128 pemain mengikuti seleksi untuk masuk dalam tim futsal Kabupaten Lembata.
Baca juga: Penjabat Bupati Lembata Kenang Tokoh Statement 7 Maret 1954
Oleh sebab itu, dia minta dukungan pemerintah daerah memajukan olahraga futsal di Lembata, termasuk menyiapkan fasilitas olahraga yang memadai.
Penjabat Bupati Lembata Marsianus Jawa mengakui kalau dukungan dan pembinaan dari pemerintah untuk perkembangan olahraga sangat minim. Dia akan melibatkan pihak swasta menyiapkan lapangan futsal memadai guna menunjang bakat dan minat warga.
Marsianus sendiri menyadari potensi besar yang dimiliki anak-anak Lembata di dunia olahraga khususnya futsal. Hanya saja, dia ingin pemain yang masuk dalam tim futsal Lembata adalah murni pemain futsal, bukan pemain sepak bola.
Baca juga: BPJS Kesehatan dan Dinkes Lembata Buka Layanan PRB dan Apotik PRB
“Waktu main di Kupang, saya nonton. Ada pemain sepak bola juga masuk dalam tim futsal. Harusnya tidak boleh karena berbeda,” tandasnya.
Sekretaris Afkab Lembata Rivan Sableku menegaskan kembali niat pengurus untuk membumikan olahraga futsal di Lembata. Dia melihat euforia turnamen futsal mulai terasa dalam turnamen Afkab Cup I tersebut.
Selain pemain, warga juga antusias menyaksikan pertandingan yang diselenggarakan dari sore hingga malam hari itu.
Pengurus juga sudah berencana menggelar turnamen futsal terbuka antar klub di Lembata pada pertengahan tahun 2023.
Dia minta dukungan semua pihak karena Afkab tentu tidak bisa bekerja sendiri memajukan olahraga futsal di Kabupaten Lembata. (*)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Asosiasi-Futsal-Kabupaten-Afkab-Lembata-pertama-kali-menggelar-turnamen-futsal-antar-SMA.jpg)