Minggu, 10 Mei 2026

Berita Kabupaten Manggarai

PLN Berkomitmen untuk Mengembangkan Energi Terbarukan dengan Energi Bersih 

PLN adalah melakukan pemanfaatan lebih jauh dengan  potensi energi panas bumi yang  cukup besar di wilayah ulumbu hingga Poco Leok

Tayang:
Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/CHARLES ABAR
PANTAU- Bernd Loewen selaku Chef Financial Officer KfW Group, saat melakukan kunjungan kerja ke PLTP Ulumbu, Kamis 2 Maret 2023 

"Peroyek ini yang pasti akan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Manggarai dan sistem kelistrikan di Flores," tutupnya 

Kesempatan itu juga, Vice President (VP) Energi Panas Bumi PLN, Hendra Yu Tonsa Tondang menjelaskan, PLN dalam pengoperasian PLT Panas Bumi dengan memenuhi standar yang sudah ditetapkan.

Adapun terkait  isu-isu lingkungan yang selama ini muncul dibeberapa tempat untuk PLTP Ulumbu berdasarkan hasil studi lingkungan yang dilakukan oleh konsultan bahwa, PLTP Ulumbu beroperasi dengan  ramah lingkungan.

"Kita tidak perlu kwatir mengenai isu lingkungan, karena setiap aspek lingkungan, masalah lingkungan hidup, kita bisa mitigasi perenacaannya supaya tidak merusak lingkungan," ungkap Hendra

Lebih lanjut Ia paparkan sebagai contoh isu mengenai H2S, setelah dilakukan pengukuran oleh konsultan bahwa H2S bukan menjadi pemicu dari pengoperasian.

Karena setiap sumur pada saat sebelum dilakukan operasi kata Dia, uap yang mengalir dari bawah dilakukan testing atau uji sumur terlebih dulu. Kemudian hasil pengujian itu, fluida yang dikandung itu mengandung gas apa saja , kemudian melakukan pengecekan temperatur dan tekanan.

Lalu dari informasi yang diproleh dapat mengetahui kandungan gas beracun atau bebas H2S .

"Kalau mengandung gas beracun, misalkan H2S maka apabila itu melebihi batas ambang itu sumur tidak akan digunakan, tapi kalau tidak ada H2S itu tidak digunakan,," ungkap Hendrawan 

Sementara Isu lingkungan lain yang berkembang di tengah masyarakat terkait adanya penuruan kesuburan tanah di sekitar area operasi panas bumi, berdasarkan pengujian yang dilakukan oleh konsultan ditemukan sama sekali tidak berpengaruh.

Karena sistem operasi pembuangan limbah yang dilakukan menggunakan sistem injeksi, dengan kedalaman pembungan seribu lima ratus meter kedalam tanah. Adapun dari hasil yang dikeluarkan melalui cerobong bukan merupakan gas tapi berupa uap.(Cr2).

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved