Rabu, 22 April 2026

Berita Sikka

Sering Mencuri, Polisi Amankan Gadis 15 Tahun di Kota Maumere

Pelaku yang belum diketahui identitas ini mengaku dirinya kerap melakukan aksi pencurian uang, handphone dan laptop bersama empat orang rekannya

Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/ALBERT AQUINALDO
PELAKU PENCURIAN - Seorang anak perempuan diperkirakan berusia 15 tahun saat diinterogasi oleh anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Alok karena diduga melakukan pencurian di kios atau tempat usaha di belakang Monumen Tsunami, Kota Maumere, Kabupaten Sikka, Senin, 13 Februari 2023. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Albert Aquinaldo

POS-KUPANG.COM, MAUMERE - Seorang anak perempuan (15) digelandang ke Polres Sikka guna dimintai keterangan lebih lanjut terkait kasus pencurian di Kota Maumere tepatnya di belakang Monumen Tsunami, Senin, 13 Februari 2023 siang.

Pelaku yang belum diketahui identitas ini mengaku dirinya kerap melakukan aksi pencurian uang, handphone dan laptop bersama empat orang rekannya yang berjenis kelamin laki-laki.

Mereka biasanya bertemu di beberapa titik di Kota Maumere seperti belakang Monumen Tsunami, Pelabuhan Lorens Say Maumere dan beberapa titik lainnya sebelum atau setelah melakukan aksinya.

Baca juga: Penyidik Kejaksaan Negeri Sikka Periksa Tiga Saksi Lagi Dalam Kasus Dugaan Korupsi BTT

Menurut keterangan anggota Polsek Alok yang berada di lokasi, anak perempuan tersebut sudah berulangkali ditangkap dan diamankan di sel tahanan Mapolsek Alok.

Namun, saat dilepas, dia kembali melakukan aksinya.

Pantauan POS-KUPANG.COM, Senin, 13 Februari 2023 siang di belakang Monumen Tsunami, Kota Maumere, mereka masuk ke salah satu bangunan yang terbuat dari gedek dengan cara membongkar gedek.

Kemudian, mereka masuk lagi ke bangunan yang berada disebelahnya dengan cara naik melalui bagian atau pemisah antara bangunan yang terlihat lowong.

Baca juga: Awal Tahun 2023, Ada Delapan Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak di Sikka

Ada puluhan lembar baju yang hendak dijual raib. Sementara itu, di bagian lainnya, salah satu pemilik tempat usaha yang berada di belakang Monumen Tsunami itu juga mengaku kehilangan sejumlah uang tunai.

Sebelum digelandang ke Mapolres Sikka, para pemilik kios atau tempat usaha yang kehilangan barang dagangan serta uang tunai sempat menginterogasi pelaku.

Berdasarkan pengakuan pelaku, dirinya tinggal di gang 3, Jalan Brai, Kelurahan Nangameting, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka. (*)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved