Berita Belu
Ranwal RKPD Tahun 2023, Sejumlah Isu Strategis Jadi Fokus Perhatian Pemerintah Belu
Kegiatan tersebut mengusung tema Transformasi Ekonomi Pengentasan Kemiskinan Ekstrim yang berlangsung di Aula BP4D Kabupaten Belu
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur
POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) Kabupaten Belu menggelar Konsultasi Publik Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Belu Tahun 2023.
Kegiatan tersebut mengusung tema Transformasi Ekonomi Pengentasan Kemiskinan Ekstrim yang berlangsung di Aula BP4D Kabupaten Belu, Senin, 13 Februari 2023.
Kegiatan konsultasi publik itu dibuka secara langsung oleh Wakil Bupati Belu Dr. Drs. Aloysius Haleserens, MM, turut hadir Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan, Marsianus Loe Mau, SH, para Pimpinan OPD di Lingkup Pemkab Belu, para lurah dan camat se-Kabupaten Belu, serta tamu undangan lainnya.
Rancangan Awal RKPD adalah dokumen perencanaan tahunan Pemerintah Daerah yang menggambarkan permasalahan pembangunan daerah serta indikasi program dan kegiatan yang akan dilaksanakan untuk periode satu tahun kedepan secara terencana melalui sumber pembiayaan baik APBD Kabupaten, APBD Provinsi maupun APBN, Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD Kabupaten Belu Tahun 2024.
Baca juga: Wakil Bupati Aloysius Haleserens Ajak MUI Bersinergi Bangun Belu
Wakil Bupati Belu, Dr. Drs. Aloysius Haleserens, MM mengatakan, kegiatan Ranwal RKPD ini dilaksanakan dalam rangka mengupdate berbagai masukan sebagai wujud partisipasi masyarakat dalam penyusunannya RKPD 2024 kedepan.
"Pelaksanaan konsultasi publik ini menjadi satu tahapan dalam rangka penyusunan RKPD, sebelum dilaksanakannya kegiatan musrenbang di tingkat kecamatan yang akan dilaksanakan pada minggu ketiga bulan Februari, dan kemudian dilanjutkan dengan musrenbang kabupaten yang akan dilaksanakan pada bulan Maret," katanya.
Wabup menjelaskan, tujuan konsultasi publik ini adalah untuk memperoleh aspirasi, sekaligus sebagai media yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
"Seluruh rangkaian ini akan berproses langsung pada RPJMD kita, dan saya mengingatkan kepada BP4D untuk mengeksekusi tahapan program kegiatan yang ada sesuai dengan tahapan tahunan dan RPJMD 2024. Sasaran kita sudah tertuang dalam RKPD ini dan itu akan dievaluasi pada akhir kepemimpinan ini," ungkap Wabup.
Perlu di ketahui fokus tema pembangunan kita pada tahun 2024 adalah Transformasi Ekonomi Pengentasan Kemiskinan Ekstrim sebagai upaya dalam rangka penguatan daya saing daerah.
Baca juga: Belu Jadi Pilot Project Program Director AIHSP
"Ada transformasi ekonomi, pengentasan kemiskinan ekstrim, ada penguatan daya saing berarti seluruh rencana yang tertuang akan kita eksekusi. Kita juga butuh kolaborasi untuk mengendalikan kemiskinan ini," pinta Wabup Belu.
Wabup berharap, agar Pimpinan OPD terus memacu kinerja dan berinovasi dalam upaya pengentasan kemiskinan, terutama masalah stunting.
"Oleh karena itu kita perlu memberikan keleluasaan ruang gerak kepada seluruh masyarakat, untuk menyampaikan aspirasi atau pikiran-pikiran mereka dalam rangka memperkaya RKPD ini," tutur Wabup. (Cr23)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.