Kamis, 11 Juni 2026

KTT ASEAN Summit 2023

BPOLBF Kerja Kolaborasi Siapkan Pengamanan KTT ASEAN Summit 2023 di Labuan Bajo

Keberadaan 91 Command Center ITDC diakui menjadi salah satu faktor penting penyelenggaraan G20 di Bali beberapa waktu lalu. 

Tayang:
Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO-ISTIMEWA
Direktur BPOLBF Shana Fatina saat mengikuti kegiatan Benchmarking BPOLBF, Polda NTT dan Bali Command Center. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Berto Kalu

POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO - Menyambut penyelenggaraan KTT Asean Summit 2023 di Labuan Bajo pada Mei mendatang, Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores ( BPOLBF ) melakukan beberapa persiapan dan koordinasi dengan berbagai pihak mulai dari pemerintah daerah, lembaga dan stakeholder terkait lainnya.

Direktur BPOLBF Shana Fatina menyampaikan dibutuhkan persiapan yang matang terutama terkait jaminan keamanan dan keselamatan bagi seluruh pihak selama kegiatan berlangsung. 

Untuk itu dibutuhkan kerjasama yang solid dengan semua pihak, bersama Polda NTT, BPOLBF pun menjajaki pengalaman 91 Command Center ITDC pada 30 Januari 2023.

Keberadaan 91 Command Center ITDC diakui menjadi salah satu faktor penting penyelenggaraan G20 di Bali beberapa waktu lalu. 

Baca juga: Tinjau Lokasi KTT ASEAN Summit di Labuan Bajo, Gubernur Viktor: NTT Siap Jadi Tuan Rumah

"Ini kali pertama Labuan Bajo menjadi lokasi penyelenggaraan event KTT Asean Summit 2023, sehingga kami butuh banyak belajar bersama Command Center Bali terutama untuk peningkatan jaminan keamanan dan keselamatan selama berlangsungnya acara," jelas Shana Fatina dalam keterangan yang diterima, Rabu 1 Februari 2023.

Selain itu, pihaknya perlu memastikan semua kesiapannya mulai dari fitur-fitur serta fasilitas pendukung apa saja yang diperlukan demi menyukseskan event internasional pertama di Labuan Bajo itu. 

General Manager ITDC Nusa Dua Bali, I Gusti Ngurah Ardita menjelaskan, 91 Command Center ITDC sudah mulai terpasang dan mulai beroperasi sejak tahun 2022. 

Dalam Operasionalnya Command Center ITDC terkoneksi dengan Command Center Polda Bali sehingga masing-masing operator dapat memonitor semua titik yang menjadi lokasi penyelenggaraan kegiatan, pengamanan dan pengawalan pergerakan manusia, kendaraan serta penanganan jalur/rute yang dilalui khususnya saat harus melakukan rekayasa lalu lintas.

"Dengan terbangunnya fasilitas Command Center ini tentunya akan lebih meyakinkan kami sebagai pihak penyelenggara event terutama dari aspek keamanan karena secara fasilitas sudah tersedia. Kami bekerja sama dengan Polri untuk semua fasilitas yang terpasang di command center dan kami dari ITDC selaku pengelola memastikan keamanan dan optimalisasi semua fasilitas yang telah terpasang,"  terang I Gusti Ngurah Ardita.

Baca juga: Wisata Labuan Bajo, Rute Kapal Pelni Masuk Layani Labuan Bajo dari KM Wilis Hingga Tilongkabila

Kegiatan Benchmarking sendiri merupakan tindak lanjut dari hasil rapat koordinasi antara BPOLBF, Polda NTT, dan Jajaran Kepala Dinas Pemkab Mabar yang dilaksanakan minggu sebelumnya. 

Dalam pertemuan itu membahas keseluruhan persiapan penyelenggaraan event terutama dari aspek keamanan dan keselamatan pengunjung mulai dari penyiapan dan penguatan jaringan komunikasi, pengamanan jalur lalu lintas yang akan dilalui para delegasi, koordinasi dan kolaborasi bersama seluruh hotel, restoran, kapal, hingga pelaku UMKM, dan seluruh persiapan lainnya.

Audiensi ini diharapkan dapat membantu menjawab poin-poin penting yang harus segera disiapkan oleh Labuan Bajo untuk mengamankan jalannya penyelenggaraan KTT Asean Summit 2023 yang harus siap dalam waktu kurang lebih 3 bulan sebelum penyelenggaraan. (*)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved