Berita Nasional

Bayi 7 Bulan Dicekoki Kopi Saset di Gowa Dalam Penanganan Dinsos 

Pemerintah Kabupaten Gowa Provinsi Sulawesi Selatan kini menangani bayi 7 bulan yang dicekoki kopi saset oleh ibunya. 

Editor: Ryan Nong
KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA
HS (7 bulan) bayi yang viral dicekoki kopi saset oleh orangtuanya kini dalam penanganan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Kamis, (26/1/2023) 

Bayi 7 Bulan Dicekoki Kopi Saset di Gowa Dalam Penanganan Dinsos 

POS-KUPANG.COM, GOWA - Pemerintah Kabupaten Gowa Provinsi Sulawesi Selatan kini menangani bayi 7 bulan yang dicekoki kopi saset oleh ibunya. 

Kasus bayi 7 bulan dicekoki kopi saset oleh ibunya itu viral di media sosial berawal dari konten. 

Pihak Dinas Sosial Kabupaten Gowa melalui Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) menangani bayi lalki laku berusia 7 bulan itu setelah pihak Polres Gowa memastikan kondisi kesehatannya. 

Sementara itu, ibu bayi dan nenek bayi kini juga dalam perawatan medis Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa.

Baca juga: Bayi 7 Bulan Dicekoki Kopi Saset di Gowa Sulsel Dapat Perhatian, Polisi Tak Proses Hukum 

 

"Kami sudah serahkan ke Dinas Sosial Kabupaten Gowa. Sebab kasus ini kami polisi tidak bisa tangani sendiri, melainkan harus ada kerja sama antara instansi terkait," kata Kapolres Gowa, AKBP Leonard Simanjuntak,  dilansir Kompas.com, Kamis, (26/1/2023).

PPA Dinsos Gowa menyebut, bayi laki laki 7 bulan itu kini dalam perawatan dan penanganan di rumah sosial milik Kementerian Sosial.

"Alhamdulillah bayinya sehat dan sekarang ini telah ditempatkan di rumah sosial Gau Mabaji Kabupaten Gowa milik Kementerian Sosial, dan tentunya terus didampingi oleh sejumlah tenaga medis mau pun tenaga pendamping dari Dinas Sosial," kata Kadis Sosial Kabupaten Gowa, Kawaidah Alham.

Baca juga: Usai Melahirkan, Mahasiswi Tega Buang Bayi di Bak Sampah Lalu Jalan-jalan ke Malioboro

Kasus bayi 7 bulan dicekoki kopi saset itu terjadi pada Minggu, (22/1/2023) di sebuah kamar kontrakan di Kelurahan Mangngalli, Kecamatan Pallangga.

Polisi yang melakukan penyidikan dan penyisiran terhadap video viral di akun media sosial milik orangtua sang bayi akhirnya berhasil mengamankan sang bayi serta orangtuanya. (*)

Berita ini telah tayang di KOMPAS.COM

 
Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved