Berita Nasional

Perayaan Pekan Doa Sedunia untuk Kesatuan Umat Kristen Yogyakarta, 24 Januari 2023

Pada hari Selasa 24 Januari 2023 akan diadakan perayaan Pekan Doa Sedunia (PDS) di Gereja Huria Kristen Batak Protestan Yogyakarta mulai pukul 17.30.

Editor: Agustinus Sape
Youtube/HKBP Yogyakarta
Perayaan Pekan Doa Sedunia akan berlangsung di Gereja Huria Kristen Batak Protestan Yogyakarta, Jl. I Dewa Nyoman Oka 22 Kotabaru, Selasa 24 Januari 2023 pukul 17.30 – 20.00 WIB. 

POS-KUPANG.COM - Pada hari Selasa 24 Januari 2023 akan diadakan perayaan Pekan Doa Sedunia (PDS) di Gereja Huria Kristen Batak Protestan Yogyakarta, Jl. I Dewa Nyoman Oka 22 Kotabaru dimulai pukul 17.30 – 20.00 WIB.

Demikian disampaikan panitia melalui siaran pers, Senin 23 Januari 2023. Perayaan akan dihadiri 27 pendeta dari berbagai denominasi Gereja Protestan dan 15 imam/pastor/romo dari Gereja Katolik.

Anda bisa mengikuti perayaan ini secara virtual dengan mengakses link ini: IBADAH PEKAN DOA SEDUNIA Di HKBP YOGYAKARTA .

Pekan Doa Sedunia adalah gerakan yang mulanya diinisiasi pada 1908 dengan “Pekan Kesatuan Gereja” yang dimulai oleh beberapa denominasi Kristen.

Pada tahun 1964, Gereja Katolik mengeluarkan dorongan untuk mengadakan gerakan ekumenisme yang mempertegas dorongan untuk pelaksanaan gerakan-gerakan persaudaraan antar Gereja.

Sejak tahun 2004, terjadi kesepakatan dari Dewan Gereja-Gereja sedunia (World Council of Churches) yang diwakili oleh komisi Faith and Order dan Gereja Katolik yang Dewan Kepausan untuk Memajukan Kesatuan Kristiani bahwa bahan-bahan pekan doa untuk kesatuan umat Kristiani disusun dan diterbitkan bersama.

Sejak saat itulah gerakan ini semakin berkembang sehingga saat ini. Setiap tahun gerakan ini dilaksanakan di berbagai tempat di seluruh dunia dengan format ibadah yang senada.

Di tingkat lokal Yogyakarta, perayaan ini adalah bagian dari rangkaian acara tahunan yang diadakan oleh Gereja Katolik Kevikepan Yogyakarta timur di bawah pimpinan Rm. Adrianus Maradiyo, Pr bersama dengan Perkumpulan Badan Kerjasama Antar Denominasi Kristen (BKSADK) DIY di bawah pimpinan Pendeta Agus Haryanto.

Baca juga: Opini: Merawat Persaudaraan Sejati

Ketua acara ini adalah Pdt. Bernat W. Panggabean dari HKBP Resort Yogyakarta dan Rm. Yohanes Iswahyudi, Pr dari Gereja St. Maria Assumpta Babarsari.

Acara ini secara rutin dilaksanakan setiap tahun dengan mengambil tempat bergantian antara Gereja Katolik dan Gereja Kristen Protestan.

Pesan yang mau dibangun adalah kesempatan untuk bersama-sama menunjukkan komitmen persaudaraan.

Kenyataan bahwa Gereja Katolik dan Gereja Kristen Protestan dari berbagai denominasi berakar dari satu ajaran iman yang sama mengundang umat Kristiani untuk mengusahakan sejauh mungkin bentuk-bentuk kerjasama dan doa bersama.

Tentu hal ini tidak bisa dilaksanakan dalam banyak hal mengingat sejarah panjang yang sudah terjadi, tetapi usaha persaudaraan semacam ini menunjukkan adanya kehendak baik untuk mencari jalan-jalan persaudaraan.

TEMA Pekan Doa Sedunia 2023

Tema Pekan Doa Sedunia (PDS) untuk kesatuan Umat Kristiani tahun 2023 dirancang oleh kelompok kerja Dewan Gereja Minnesota.

Temanya adalah “Belajarlah Berbuat Baik dan Usahakanlah Keadilan”.

Tema ini mengambil sumber dari Kitab Nabi Yesaya. Konteks Nabi Yesaya berbicara mengenai upaya membangunkan kesadaran orang-orang Yehuda terhadap realitas situasi mereka.

Alih-alih menghormati religiusitas kontemporer sebagai berkah, Yesaya melihatnya sebagai luka bernanah dan penistaan di hadapan Yang Mahakuasa.

Ketidakadilan dan ketidaksetaraan menyebabkan fragmentasi dan perpecahan. Nubuatnya mencela struktur politik, sosial dan agama serta kemunafikan dalam mempersembahkan korban sambil menindas orang miskin.

Dia berbicara keras menentang para pemimpin yang korup dan mendukung orang-orang yang kurang beruntung, mengakarkan kebenaran dan keadilan di dalam Tuhan saja.

Tema PDS 2023 selaras dengan Arah Dasar Keuskupan Agung Semarang “ Tinggal dalam Kristus dan Berbuah : Bersatu dan Bersinergi demi Indonesia Damai”.

Umat Katolik Keuskupan Agung Semarang dan Kristen Protestan bersinergi agar gerakan berbuat baik dan upaya mewujudkan keadilan dapat nyata dialami dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia.

Kita semua dipanggil untuk bekerja sama mewujudkan Indonesia Damai. Kita bertanggung jawab dan terlibat menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia terhindar dari perpecahan dan maraknya politik identitas.

Baca juga: Covid-19 dan Model Kepengantaraan Maria Menuju Kristus Tersalib

Usaha mempertemukan karya kasih Gereja-gereja Kristus perlu menjadi gerakan bersama. Gereja-gereja Paroki tidak boleh lupa akan saudara-saudari dari Gereja-gereja lain yang ada di lingkungannya.

Relasi yang tulus perlu dibangun sehingga memungkinkan adanya persaudaraan yang tulus.

Pekan doa ini tentu hanya menjadi momen tahunan karena sebenarnya persaudaraan ini perlu menjadi bagian dari hidup sehari-hari kita.

Yesus berdoa kepada Bapa di surga, ”Supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku” (Yoh 17: 21).

Tujuan

1. Gerakan Pekan Doa Sedunia 2023 diharapkan bisa mempererat tali-tali persaudaraan yang memperteguh ikatan persaudaraan dengan semangat kebersamaan di antara para pemimpin dan jemaat umat Katolik dan umat Kristen di Daerah Istimewa Yogyakarta.

2. Gerakan Pekan Doa Sedunia 2023 memberi ruang perjumpaan antara umat Katolik dan Kristan dalam ruang ibadah dan perayaan bersama baik di dalam perayaan bersama di Gereja maupun mereka yang mengikuti secara virtual.

3. Gerakan Pekan Doa Sedunia 2023 menyiapkan generasi toleran lintas iman dalam ikatan ekumenis. Untuk itu kelompok sasaran termasuk orang-orang muda dari berbagai kelompok agama.

4. Gerakan Pekan Doa Sedunia 2023 memberi ruang dialog untuk berbincang lintas Gereja dan saling berjumpa dalam peribadatan dengan membuka kemungkinan adanya tindak lanjut kerjasama dalam bentuk lain.

5. Gerakan Pekan Doa Sedunia 2023 membangun suasana persaudaraan di antara umat Kristiani dalam upaya membangun masyarakat toleran di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Para Pendeta yang akan hadir:

1. Pdt. Agus Haryanto GKJ Demakijo Sleman
2. Pdt. Bernat Panggabean HKBP Kotabaru
3. Pdt. Simanjuntak HKBP Kotabaru
4. Pdt. Heru Sumbodo GKJ Maguwoharjo Sleman
5. Pdt. Eko Kurniawan GITJ Kalasan Sleman
6. Pdt. Saryanto GKJ Madukismo Bantul
7. Pdt. Dorkas Natalina GKJ Gondokusuman
8. Pdt. Paulus Lie GKI Gejayan Sleman
9. Pdt. Lukas Yosianto GKKD Babarsari Sleman
10. Pdt. Dwi Wahyu GKJ Wonosari Gunung Kidul
11. Pdt. Fendi Susanto GKJ Gondokusuman
12. Pdt. Yudo Aster Daniel GKJ Gondokusuman
13. Pdt. Christian Muryati GKJ Gondokusuman
14. Pdt. Gunawan GKJ Sarimulyo Sleman
15. Pdt. Yan Thomas GPdI Hayam Wuruk
16. Pdt. Agus Tosadu GJKI Tegalrejo
17. Pdt. Samuel Andi GKJ Demakijo Sleman
18. Pdt. Dwi Mukti Putrohutomo GKJ Wonosari Gunungkidul
19. Pdt. Martinus Sumendi GBI Ngadinegaran
20. Pdt. Timbul Wahono GBI Ngadinegaran
21. Pdt. Agus Prasetyo GKJ Bambu Tegalrejo
22. Pdt. Pradah Kalbudi GPdI Playen Gunungkidul
23. Pdt. Kornelius Setiawan GBI Compassion
24. Pdt. Pracayaningtyas GKJ Ngento Ento Sleman
25. Pdt. Hesti Murwasari GKJ Rewulu Sleman
26. Pdt. Jos Meidij Paulus Gereja Sahabat Indonesia
27. Pdt. Abdi Kristiyanto GKJ Kulonprogo

Para Romo yang akan hadir:

1. Rm. Adrianus Maradiyo, Pr (Romo Vikaris Episkopalis, Kevikepan Daerah Istimewa Yogyakarta).
2. Rm. Martinus Joko Lelono, Pr (Ketua Komisi Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan Kevikepan DIY, Paroki St. Mikael Pangkalan).
3. Rm Markus Widiyoko, Pr (Paroki St. Perawan Maria tak Bercela, Kumetiran
4. Rm. FX. Alip Suwito, Pr (Paroki Kristus Raja Baciro)
5. Rm. Rosarius Sapto Nugroho, Pr (Paroki St. Yohanes Rasul, Pringwulung).
6. Rm. Emanuel Grasius Purwohartoko, SVD. (Biara SVD Dharma Wacana, Yogyakarta)
7. Rm. Nicolaus Devianto Fajar Trinugroho, SJ (Paroki St. Antonius, Kotabaru)
8. Rm. Vinsentius Suparman, Pr (Paroki St. Albertus Magnus, Jetis).
9. Rm. Stepanus Sigit Pranoto, SCJ (Biara Wisma Vijaya Praya, SCJ).
10. Romo Yohanes Iswahyudi, Pr (Paroki St. Maria Assumpta, Babarsari)
11. Rm. Nikolaus Kristiyanto, SJ (Kolese St. Ignasius, Kotabaru).
12. Rm Yohanes Tri Widianto, Pr (Paroki St. Yusuf, Bintaran).
13. Rm. Fransiskus Pieter Dolle, SJ (Yayasan Realino, Seksi Pengabdian Masyarakat)
14. Rm. Fransiscus Anggras Prijatno, MSF (Paroki St. Petrus dan Paulus, Minomartani).
15. Romo M.C.Sadana Hadiwardaya, MSF (Paroki St. Petrus dan Paulus, Minomartani).

Ikuti berita Pos-Kupang.com di GOOGLE NEWS

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved