Cuaca Ekstrem

Cuaca Ekstrem, Banjir Rendam 29 Rumah Warga Desa Tualene Timor Tengah Utara

Saat diwawancarai, Kepala Desa Tualene, Ferdinan Pandie mengatakan, banjir ini terjadi hampir setiap tahun di sekitar wilayah tersebut.

Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/HO-WARGA
BANJIR - Cuaca Ekstrem di wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara menyebabkan terjadi banjir yang menggenangi rumah warga di Desa Tualene pada Rabu, 4 Januari 2023 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM Dionisius Rebon

POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Cuaca Ekstreim di wilayah Timor Tengah Utara menyebabkan 29 unit rumah warga Desa Tualene, Kecamatan Biboki Utara, terendam Banjir.

Berdasarkan informasi yang diterima POS-KUPANG COM, Kamis, 5 Januari 2023, banjir yang merendam puluhan rumah warga pada,  Rabu, 4 Januari 2023 ini disebabkan intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 12. 00 Wita hingga pukul 13.00 Wita yang mengakibatkan meluapnya Kali Buisena yang terletak di sekitar pemukiman warga.

Saat diwawancarai, Kepala Desa Tualene, Ferdinan Pandie mengatakan, Banjir ini terjadi hampir setiap tahun di sekitar wilayah tersebut.

Sebanyak 29 Unit rumah warga yang direndam Banjir ini tersebar di 4 RT yakni RT 1, RT 2, RT 3 dan RT4.

"Air kiriman dari Desa Taunbaen, Sapaen, Taunbaen Timur dan Oerinbesi," ungkapnya.

Dikatakan Ferdinan, banjir merendam rumah warga sekitar 1 jam lebih. Banjir tersebut tidak menyebabkan kerusakan yang parah.

Sesaat setelah direndam Banjir, Ferdinan mengaku menghubungi Bhabinkamtibmas sehingga aparat kepolisian langsung bergegas ke lokasi.

Warga yang terdampak banjir tersebut kemudian bergotong-royong mengevakuasi barang dan membersihkan rumah mereka dibantu pihak kepolisian.

Perihal areal sawah yang direndam banjir itu juga tidak menimbulkan kerusakan. Pasalnya, sawah milik warga belum ditanam.

Ia mengakui bahwa, pada pukul 14.30 Wita luapan air dari Kali Buisena perlahan menurun sehingga banjir yang merendam rumah warga mulai surut.

Sesaat setelah dilanda banjir, lanjutnya, Masyarakat Desa Tualene sempat mengungsi keluar dari rumah ke tempat-tempat yang aman.

"Masyarakat sudah kembali ke rumah masing-masing. Setelah kemarin hujan berhenti, mereka bersihkan, hanya terendam banjir saja. Sekitar satu jam lebih," ujarnya. (*)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved