Berita Kota Kupang

Info Kesehatan : Bahaya! Jangan Korek Telinga Sembarangan!

Bentuk liang telinga diciptakan sedemikian rupa untuk mengantisipasi masuknya kotoran ke telinga bagian dalam.

Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/HO-DOK PRIBADI
dr. Roselina Reniati. Ahli Kesehatan ini menyampaikan bahwa liang telinga merupakan organ yang sensitif. 

Info Kesehatan : Bahaya! Jangan Korek Telinga Sembarangan!

Oleh: dr. Roselina Reniati

POS-KUPANG.COM- Liang telinga merupakan organ yang sensitif. Jika terjadi gangguan telinga, akan mengakibatkan masalah pendengaran sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari. 

Bentuk liang telinga diciptakan sedemikian rupa untuk mengantisipasi masuknya kotoran ke telinga bagian dalam.

Liang telinga juga dapat memproduksi getah telinga yang bertekstur lengket disebut serumen, serumen ini akan menangkap kotoran atau debu dari luar yang masuk ke Liang telinga dan dapat dikeluarkan dengan bantuan pergerakan rahang.

Tetapi kadang serumen ini tidak bisa keluar dan menumpuk di Liang telinga. Hal ini yang mengakibatkan telinga terasa gatal, penuh dan pendengaran menurun.

Karena merasa telinga gatal, kita akan berusaha untuk mengorek telinga menggunakan  benda yang sekiranya dapat masuk ke Liang telinga, misalnya cotton bud.

Baca juga: Info Kesehatan, Kolesterol Jahat Bisa Diturunkan dengan Buah Alpukat, Simak Cara Mengkonsumsinya

Kebiasaan ini bisa berbahaya bila tidak dilakukan dengan hati hati atau terlalu dalam sewaktu mengoreknya. kotoran yang awalnya berada di liang telinga luar akan terdorong masuk ke dalam bahkan bisa sampai ke gendang telinga.

Selain itu mengorek telinga juga dapat beresiko mengakibatkan:

1. Kapas dari cotton bud tertinggal di dalam liang telinga

2. Perdarahan akibat mengorek kuping terlalu keras dan terlalu dalam yang mengakibatkan liang telinga luka

3. Infeksi pada liang telinga bagian luar dan dalam

Baca juga: INFO KESEHATAN - Cara Menyembuhkan Sariawan di Mulut, Coba Pakai 7 Bahan Alami Ini

4. Gendang telinga pecah akibat desakan dari serumen atau terkena tusukan dari cotton bud

5. Infeksi pada gendang telinga yang bermula dari infeksi saluran napas karena kedua saluran ini saling berhubungan

6. Pendengaran menurun akibat penumpukan kotoran telinga atau karena gendang telinga pecah.

Jika anda merasa telinga penuh, gatal, pendengaran menurun dan masalah lainnya,  sebaiknya kunjungi dokter spesialis telinga, hidung, dan tenggorokan (THT) agar diperiksa terlebih dahulu dan dapat ditangani secara tepat. (*)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved