Wawancara Eksklusif

Wawancara Eksklusif Wakil Ketua KPK Johanis Tanak: Saya Bangga Menjadi Orang Toraja (Bagian-1)

Wakil Ketua KPK Johanis Tanak merupakan putra berdarah Toraja. Kiprahnya dibidang penegakan hukum tak perlu diragukan.

Editor: Alfons Nedabang
TribunToraja.com
Flayer bincang eksklusif, rangkaian launching TribunToraja.com. “Saya memang tidak lahir di Toraja, tapi setiap ditanya Pak Johanis orang mana, dengan bangga saya jawab Toraja,” kata Wakil Ketua KPK Johanis Tanak. 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johanis Tanak merupakan putra berdarah Toraja. Kiprahnya dibidang penegakan hukum tak perlu diragukan.

Memulai karier sebagai Jaksa pada tahun 1993, Johanis Tanak kini mendapat tugas baru sebagai Wakil Ketua KPK menggantikan Lili Pintauli Siregar.

Wakil Ketua KPK ini sebelumnya menjabat sebagai Direktur Tata Usaha Negara pada Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara. Kini, dia sudah kurang lebih 1 bulan menggemban tugas bersama Firli Bahuri Cs.

Sebagai pria berdarah Toraja, Sulawesi Selatan ini, Johanis memiliki kisah tersendiri dengan tanah leluhurnya itu.

Saat sesi wasancara khusus dengan Direktur Pemberitaan Tribun Network Febby Mahendra Putra, Rabu (30/11), Johanis Tanak membagikan kisah tentang Tana Toraja.

Meski tak lahir dan besar di Toraja, dia mengaku sangat bangga. Tentu, hal ini berkaitan dengan orangtuanya yang merupakan orang asli Toraja.

Selain itu, Johanis bercerita soal kenikmatan kopi Toraja yang begitu memikat dirinya. Bahkan, dia kerap mempromosikan kopi asal daerahnya itu dengan sebutan 'air kotor'.

Tak hanya kopi, Johanis juga sangat mencintai kuliner asal tana Toraja yakni Pa'piong ikan mas. Menurutnya, makanan itu memiliki kelezatan yang tiada tandingan.

Sebagai orang Toraja, Johanis juga menjelaskan soal arti nama panjangnya, Tanak. Dia menyebut banyak salah arti dibalik namanya itu.

Pasalnya, orangtuanya yang merupakan anggota Polri memberi nama Ta'nak. Di mana, memiliki arti yang begitu mendalam bagi orang Toraja.

Berikut petikan Wawancara Eksklusif Direktur Pemberitaan Tribun Network Febby Mahendra Putra dengan Johanis Tanak;

Apakah bapak menyukai kopi Toraja ngggak? Soalnya, orang di dunia internasional, mengenal toraja lebih dulu dari kopinya Pak. Silakan Pak?

Saya senang dengan kopi Toraja, sehingga biasanya kalau ditanya di oleh pelayan di suatu caffe atau dipesawat 'bapak mau minum apa?' Kebetulan ada kopi toraja disitu, jadi saya bilang, jadi saya bilang saya mau 'Air Kotor'. Air kotor itu apa, air kopi Toraja.

Jadi sempat salah paham orang, minta air kotor?

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved