Timor Leste

Masuk Indonesia Tanpa Dokumen, Pemuda Timor Leste Ini Nekat Bermalam di Kantor Polisi

Jaime Purificacao Cardoso (31), seorang pemuda asal Timor Leste, nekat masuk ke Indonesia tanpa mengantongi satu pun dokumen keimigrasian.

Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM
DIDEPORTASI - Gegara masuk wilayah Indonesia tanpa satu pun dokumen resmi, Jaime Purificacao Cardoso, pria asal Timor Leste (memegang tas) dideportase melalui pintu batas Motaain, Kabupaten Belu, Indonesia. Peristiwa ini terjadi Selasa 15 November 2022. 

POS-KUPANG.COM - Jaime Purificacao Cardoso (31), seorang pemuda asal Timor Leste, nekat masuk ke Indonesia tanpa mengantongi satu pun dokumen keimigrasian.

Jaime Purificacao Cardoso masuk Indonesia untuk membeli ternak guna dijual kembali ke negaranya. Ia melewati jalan tikus, ruas jalan yang mungkin sering dilaluinya selama ini.

Sayangnya, niat untuk membeli ternak itu tidak didukung dengan surat-surat resmi dari negaranya. Makanya ia digelandang oleh polisi untuk kembali ke negara asalnya.

Dilansir dari Kompas.Com, pria asal Distrik Bobonaro, Timor Leste itu masuk ke wilayah Indonesia tanpa dibekali satu pun dokumen perjalanan.

Baca juga: Judi Sabung Ayam di Timor Leste: Uang Tunai untuk Pemenang, Yang Kalah untuk Makan Malam

Menariknya, adalah ketika sudah berada di Indonesia, pria ini malah dengan membawa diri datang ke kantor polisi.

Maksudnya bukan untuk melapor atau pun menyerahkan diri, namun ia datang untuk izin agar bisa bermalam di kantor polisi.

Merespon niat baik pria tersebut, aparat Mapolsek Tasifeto Barat, Kabupaten Belu pun mulai meminta kartu identitasnya.

Saat menunjukkan kartu tanda pengenalnya, polisi di Mapolsek tersebut kaget, karena yang bersangkutan adalah warga Timor Leste.

"Saat kami periksa, dia mengaku masuk ke Indonesia dalam rangka membeli ternak untuk dijual kembali di negara asalnya, Timor Leste."

Usai melakukan pemeriksaan, aparat Polsek Tasifeto Barat lantas menghubungi Polres Belu.

Menerima laporan tersebut, sejumlah anggota Polres Belu menjemput yang bersangkutan langsung di kantor polisi Polsek Tasifeto Barat.

Selanjutnya Jaime diserahkan ke petugas Imigrasi Atambua untuk dideportasi.

"Yang bersangkutan dideportasi karena terbukti melanggar Pasal 75 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian," tegasnya.

Baca juga: Timor Leste Masuk Jadi Anggota ASEAN Pasca Diancam Presiden Ramos Horta Gabung ke China

Atas pelanggaran keimigrasian ini, lanjut Halim, Jaime dicekal memasuki Indonesia selama enam bulan ke depan.
Proses deportasi, kata Halim, berjalan aman dan lancar setelah Jaime diterima petugas Pos Imigrasi Batugade Timor Leste.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved