Timor Leste

Ramos Horta: Timor Leste Akan Bergabung ke China Jika Proses Masuk ASEAN Terhambat

Jose Ramos Horta mengatakan bergabung dengan ASEAN lebih sulit daripada "masuk surga" meskipun penilaian terakhir menguntungkan bagi Timor Leste.

Editor: Agustinus Sape
macaonews.org
Presiden Timor Leste Jose Ramos Horta melayani wawancara media saat berkunjung ke Portugal pekan lalu. 

POS-KUPANG.COM - Presiden Timor Leste Jose Ramos Horta mengatakan pada hari Kamis 3 November 2022 bahwa jika keanggotaan di Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) tidak bergerak maju, negara itu akan beralih ke China.

“Jika ada penundaan aksesi, saya akan pergi ke China untuk menemui teman saya [Presiden China] Xi Jinping dan membekukan proses bergabung dengan ASEAN karena ada kehidupan di luar ASEAN,” kata Ramos Horta kepada pengusaha saat pertemuan di markas besar ASEAN, Asosiasi Industri Portugis (AIP), diadakan di Lisbon Portugal.

Deklarasi Ramos Horta datang meskipun ada konsensus bahwa Timor Leste akan menjadi bagian dari entitas ekonomi regional yang terdiri dari sepuluh negara Asia, dan bahwa presiden yakin bahwa adhesi ini akan berhasil, jika tidak tahun depan, maka dengan paling lambat 2025.

“Ada kerja keras selama tiga sampai lima tahun terakhir, mereka menyelesaikan penilaian terakhir pada bulan Juni dan Juli [mengenai bergabungnya Timor Leste], dan itu menguntungkan,” kata Ramos Horta, menjelaskan bahwa skenario yang ideal adalah Timor Leste bergabung pada Januari tahun depan.

“Skenario yang ideal adalah bahwa mereka akan mengumumkan undangan sekarang, dan kemudian upacara resminya adalah ketika Indonesia mengambil alih kursi kepresidenan, pada Januari 2023,” tambah kepala negara yang baru-baru ini mengatakan bahwa “lebih mudah masuk surga daripada bergabung dengan ASEAN."

Ramos Horta juga menyoroti beberapa bidang preferensial di mana negara bersedia menerima investasi asing, seperti industri farmasi, tekstil, medis dan kesehatan, pengalengan dan alas kaki, di samping jasa keuangan yang harus dikonsentrasikan di BNU-Timor, anak perusahaan dari grup Caixa Geral de Depositos.

“Adalah kepentingan kami bahwa Portugal dan Uni Eropa terlibat di Timor Leste, dan saya sangat senang dengan perusahaan Spanyol yang memenangkan konsesi jalan dan proyek lainnya sehingga kami tidak terlalu bergantung pada satu negara,” ujarnya.

Baca juga: Timor Leste dan Kamboja Tanda Tangan Kerja Sama untuk Meningkatkan Hubungan Bilateral

Presiden Timor Leste, Jose Ramos Horta, memulai kunjungan resmi ke Portugal pada hari Senin, memenuhi tradisi Portugal sebagai negara pertama yang dikunjungi oleh setiap presiden baru Timor Leste.

Sebelum ke Portugal, Ramos Horta melakukan kunjungan ke Kamboja, antara lain melobi keanggotaan Timor Leste ke ASEAN. Kamboja saat ini sedang memegang mandat sebagai ketua ASEAN.

Warga Timor Leste di Portugal_01
BERTEMU - Presiden Timor Leste Jose Ramos Horta melakukan pertemuan dengan ratusan warga Timor Leste yang telantar di Portugal karena tertipu agen tenaga kerja. Ramos Horta bersama pemerintah Portugal menjanjikan solusi terbaik untuk mereka.

Dalam kunjungan ke Portugal, Ramos Horta juga sempat bertemu dengan 873 warga Timor Leste yang telantar di Portugal. Mereka datang ke Portugal melalui agen tenaga kerja, tetapi tidak sedikit pula yang datang atas kemauan sendiri.

Ramos Horta dalam kerja sama dengan Pemerintah Portugal menjanjikan solusi yang terbaik bagi warga Timor Leste tersebut.

Sumber: macaonews,org

Ikuti berita Pos-kupang.com di GOOGLE NEWS

 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved