Rabu, 6 Mei 2026

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Jumat 21 Oktober 2022, Putuskan Apa yang Benar

Renungan Harian Katolik berikut disiapkan oleh Bruder Pio Hayon SVD dengan judul Putuskan Apa yang Benar.

Tayang:
Editor: Agustinus Sape
Foto Pribadi
RENUNGAN - Bruder Pio Hayon SVD menyampaikan Renungan Harian Katolik untuk hari Jumat 21 Oktober 2022 dengan judul Putuskan Apa yang Benar. 

POS-KUPANG.COM - Renungan Harian Katolik berikut disiapkan oleh Bruder Pio Hayon SVD dengan judul Putuskan Apa yang Benar.

Br. Pio Hayon menulis Renungan Harian Katolik ini dengan merujuk Efesus 4:1-6, dan bacaan Injil Lukas 12:54-59.

Di akhir Renungan Harian Katolik ini disediakan pula teks lengkap bacaan Jumat 21 Oktober 2022 beserta mazmur tanggapan dan bait pengantar Injil.

 

Ibu Bapak, saudari/a terkasih dalam Kristus.

Pada hari ini, Yesus kembali memberikan wejangannya dengan mengambil pola alam. Kali ini tentang gejala awan dan hujan.

Ini bertepatan dengan situasi sekarang dengan curah hujan tinggi, kita bisa tahu dari gejala awan yang ada termasuk perkiraan cuaca oleh BMKG.

Kecenderungan kita adalah selalu memprediksi apa yang bukan menjadi hak kita. Karena cuaca bisa berubah kapan saja.

Kita bisa saja memprediksi, tapi alam selalu memiliki hukumnya sendiri.

Namun yang dimaksudkan oleh Yesus dengan perumpamaan gejala alam ini untuk menilai kaum Farisi yang disebut Yesus sebagai kaum munafik.

Karena mereka pandai sekali memprediksi tentang banyak hal bagi orang lain, tapi lupa dengan diri sendiri.

Mereka tidak mampu memutuskan apa yang benar dan apa yang harus dilakukan oleh mereka untuk membawa sebanyak mungkin orang kepada Tuhan, tetapi menghalang-halangi mereka dengan berbagai aturan yang mereka ciptakan sendiri.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Jumat 21 Oktober 2022, Kepekaan Akan Tanda-tanda Kehadiran Tuhan

Saudari/a yang terkasih dalam Kristus.

Semua kita adalah anak-anak Allah. Namun kecenderungan kemanusiaan kita yang selalu angkuh, membuat kita terlalu gampang untuk menilai atau memprediksi sesuatu tentang orang lain yang sebenarnya bukan hak kita untuk menilai. Tapi itu selalu ada.

Kita begitu merasa bertanggung jawab akan hidup dan kehidupan orang lain sehingga kita gampang jatuh pada prediksi atau penilaian sepihak dari kita akan apa yang dijalani oleh orang lain.

Namun pada saat yang sama kita sendiri begitu sulit memprediksi atau menilai hidup kita sendiri yang sebenarnya juga tak jauh berbeda dari apa yang dijalani oleh orang lain.

Pola hidup kita juga mungkin lebih tak berkualitas dibandingkan dengan orang lain. Tetapi oleh kesombongan spiritual atau kesombongan status tertentu lalu kita begitu mudah menilai atau bahkan mengatur hidup orang lain seakan kita lebih baik dari mereka.

Kita cenderung semakin keluar dari diri dan memproyeksikannya kepada orang lain.

Hasilnya, kita semakin menutup diri terhadap Tuhan dan tak mampu melihat diri sendiri.

Kemunafikan selalu menjadi tameng utama dalam hidup harian kita sehingga kita seakan berlaku baik di hadapan semua orang, namun di mata Tuhan, kita berlaku tak adil.

Kecenderungan itu selalu dipengaruhi oleh ego dan kesombongan diri yang selalu menghantar kita kepada kejatuhan dengan berbagai bentuk kesalahan dan dosa.

Baca juga: Renungan Harian Katolik Kamis 20 Oktober 2022, Berakar dalam Kasih Yesus

Saudari/a yang terkasih dalam Kristus.

Hari ini kita diajak oleh Yesus untuk bukan hanya mampu menilai orang lain, tapi terlebih semakin mampu melihat diri sendiri dan berusaha mengubah hidup sendiri sebelum berusaha begitu keras untuk menilai dan mengubah hidup orang lain.

Kita harus mampu memberi kesaksian. Kesaksian yang paling nyata adalah dengan mengubah diri dulu, dan oleh perubahan itu, orang lain merasa diubah dan diteguhkan.

Maka marilah kita semakin melihat diri sebagai orang yang bisa selalu jatuh ke dalam dosa dan berusaha untuk selalu berbuat kasih.

Karena memang kita diciptakan untuk selalu berbuat kasih dalam kesatuan dengan Bapa oleh Roh Kudus, Sang Roh Kebenaran.

Dari sana kita akan mampu memutuskan yang baik dan benar karena kita selalu hidup dan dipimpin oleh Roh. Semoga.

Teks Lengkap Bacaan Renungan Harian Katolik Jumat 21 Oktober 2022

BACAAN - Ilustrasi Alkitab Katolik. Silakan membaca teks lengkap bacaan Renungan Harian Katolik Jumat 21 Oktober 2022.
 
BACAAN - Ilustrasi Alkitab Katolik. Silakan membaca teks lengkap bacaan Renungan Harian Katolik Jumat 21 Oktober 2022.   (Tokopedia)

Bacaan Pertama: Efesus 4:1-6

Satu tubuh, satu Tuhan, satu iman, satu baptisan.

Bacaan dari Surat Santo Paulus kepada jemaat di Efesus:

Saudara-saudara, aku yang dipenjarakan demi Tuhan, menasehati kalian supaya sebagai orang-orang yang terpanggil, kalian hidup sepadan dengan panggilanmu itu.

Hendaklah kalian selalu rendah hati, lemah lembut dan sabar.

Tunjukkanlah kasihmu dalam saling membantu.

Dan berusahalah memelihara kesatuan Roh dalam ikatan damai sejahtera.

Satu tubuh, satu Roh, sebagaimana kalian telah dipanggil kepada satu pengharapan yang terkandung dalam panggilanmu.

Satu Tuhan, satu iman, satu baptisan.

Satu Allah dan Bapa kita sekalian yang mengatasi semua, menyertai semua dan menjiwai kita semua.

Demikianlah Sabda Tuhan

U. Syukur Kepada Allah.

Mazmur Tanggapan: Mzm. 24:1-2.3-4ab.5-6

Refr. Itulah angkatan orang-orang yang mencari wajah-Mu, ya Tuhan.

1. Milik Tuhanlah bumi dan segala isinya, jagat dan semua yang diam di dalamnya. Sebab Dialah yang mendasarkan bumi di atas lautan, dan menegakkannya di atas sungai-sungai.

2. Siapakah yang boleh naik ke gunung Tuhan? Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus? Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya, yang tidak menyerahkan diri kepada penipuan.

3. Dialah yang akan menerima berkat dari Tuhan dan keadilan dari Allah, penyelamatnya. Itulah angkatan orang-orang yang mencari Tuhan, yang mencari wajah-Mu, ya Allah Yakub.

Bait Pengantar Injil: Matius 11:25

Ref. Alleluya, alleluya.

Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, sebab misteri Kerajaan Kaunyatakan kepada orang kecil.

Bacaan Injil: Lukas 12:54-59

Kalian tahu menilai gelagat bumi dan langit, tetapi mengapa tidak dapat menilai zaman ini?

Inilah Injil suci menurut Lukas:

Pada suatu ketika Yesus bersabda kepada orang banyak, "Apabila kalian melihat awan naik di sebelah barat, segera kalian berkata, 'Akan datang hujan.' Dan hal itu memang terjadi.

Dan apabila kalian melihat angin selatan bertiup, kalian berkata, 'Hari akan panas terik.' Dan hal itu memang terjadi.

Hai orang-orang munafik, kalian tahu menilai gelagat bumi dan langit, tetapi mengapa tidak dapat menilai zaman ini?

Dan mengapa engkau tidak memutuskan sendiri apa yang benar?

Jika engkau dan lawanmu pergi menghadap penguasa, berusahalah berdamai dengan dia selama di tengah jalan.

Jangan sampai ia menyeret engkau kepada hakim dan hakim menyerahkan engkau kepada pembantunya, dan pembantu itu melemparkan engkau ke dalam penjara.

Aku berkata kepadamu, 'Engkau takkan keluar dari sana, sebelum melunasi hutangmu'."

Demikianlah Sabda Tuhan

U: Terpujilah Kristus.

Renungan Harian Katolik lainnya

Ikuti berita Pos-kupang.com di GOOGLE NEWS

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved