Pilpres 2024
Pilpres 2024, Ganjar Pranowo : Untuk Bangsa dan Negara, Apa Sih yang Tidak Siap
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan siap menjadi calon presiden (capres) pada perhelatan Pilpres 2024 mendatang.
Survei yang dilakukan Centre For Strategic and International Studies (CSIS) beberapa waktu lalu misalnya, mencatat elektabilitas Ganjar mencapai angka 33,3 persen, disusul Anies Baswedan 27,5 persen, dan Prabowo Subianto 25,7 persen.
Sementara berdasarkan survei yang dilakukan Lingkar Survei Jakarta (LSJ), elektabulitas Ganjar Pranowo mencapai 20,8 persen. Ia hanya kalah dari Prabowo yang memiliki angka elektabilitas mencapai 31,5 persen, dan unggul dari Anies Baswedan dengan elektabilitas 16,9 persen.
Terpisah, Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi menilai pernyataan Ganjar Pranowo yang menyatakan siap menjadi capres merupakan langkah maju dari politik Ganjar. "Itu langkah maju dari langkah politik Pak Ganjar," kata Baidowi saat dihubungi Tribunnews, Rabu 19 Oktober 2022.
Pria yang akrab disapa Awiek itu mengakui nama Ganjar Pranowo masuk dalam radar sosok capres potensial yang akan diusung PPP. Hal itu berdasarkan usulan dari sejumlah Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP.
Namun, keputusan final akan diambil melalui mekanisme Mukernas. "Namun demikian kami PPP belum memutuskan sikap apapun meskipun kita akui bahwa sebagian dari DPW mengusulkan nama Pak Ganjar sebagai calon presiden," tandasnya.
Baca juga: Ganjar Pranowo Semakin Tak Tertandingi, Anies Baswedan Malah Redup di Akhir Jabatan
Semantara Partai Amanat Nasional (PAN) menyambut baik kesiapan Ganjar Pranowo maju sebagai capres 2024. Waketum PAN Viva Yoga mengatakan, kesiapan Ganjar Pranowo mewarnai bursa capres agar masyarakat semakin banyak pilihan calon pemimpin.
"Hal ini akan mewarnai mosaik pilpres, semakin banyak calon akan semakin banyak alternatif pilihan masyarakat dalam menentukan pimpinan nasional," kata Viva, Rabu 19 Oktober 2022.
Viva mengatakan Ganjar Pranowo merupakan salah satu figur yang diusulkan dalam Rakernas PAN. Ia pun menuturkan PAN akan membahas lebih jauh siapa capres yang akan diusulkan PAN ke Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) nantinya.
"Mas Ganjar adalah salah satu figur yang diusulkan menjadi calon presiden di Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PAN tahun 2022. Proses pencalonan Mas Ganjar mulai dari bawah, berdasarkan penjaringan aspirasi yang dilakukan pengurus di tingkat daerah dan provinsi. Lalu diputuskan di Rakernas," ucapnya.
"Setelah ini PAN akan menyelenggarakan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) untuk membahas siapa yang akan diusulkan ke KIB," lanjut Viva.
Adapun Ketua Relawan Ganjar Pranowo Mania, Immanuel Ebenezer mengatakan pernyataan Ganjar siap maju sebagai capres 2024 dilontarkan oleh Gubernur Jawa Tengah itu setelah mendapat sinyal dukungan dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. “Kita senang atas sinyal halus yang diberikan Ibu Megawati melalui kader terbaik Ganjar Pranowo. Elektabilitas PDIP akan meningkat juga,” kata Noel.
Noel meyakini kesiapan Ganjar maju sebagai capres pasti didahului inisiatif para petinggi PDIP terutama Megawati, untuk “menurunkan pemain” dalam merebut simpati rakyat.
“Ibaratnya, ini isyarat PDIP ‘jorokin’ (dorong) Ganjar untuk turun langsung ke medan gelanggang. Kita juga bisa berharap, ‘ikatan’ di kaki Ganjar sudah dilepas, sehingga Ganjar akan lebih leluasa untuk bergerak ke semua daerah untuk meraih simpati bagi PDIP,” ujarnya.
Noel juga meyakini pernyataan kesiapan Ganjar melakukan apa saja untuk bangsa dan negara akan menaikkan elektabilitas PDIP. Sebab, kata dia, selama ini banyak kader yang kecewa lantaran kaki Ganjar seperti 'diikat'.
“Dalam survei elektabilitas mendatang ini, saya yakin elektabilitas PDIP akan semakin naik, semakin jauh meninggalkan partai lainnya. Cottail effect (efek ekor jas) akan terjadi, di mana Ganjar juga membawa dukungan bagi partai,” imbuhnya. (tribun network/den/mam/frs/dod)
Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS