Pilpres 2024

Andika Perkasa Didorong Jadi Calon Presiden, Bara API Buat Gerakan Sejuta Tanda Tangan

Andika Perkasa yang kini mengemban tugas jadi Panglima TNI, didorong untuk maju sebagai calon presiden untuk Pilpres 2024 mendatang.

Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM
CALON PRESIDEN - Andika Perkasa kini didorong jadi calon presiden menggantikan Presiden Jokowi pada Pilpres 2024 mendatang. Dari aspek kualitas dan kapasitas, Andika Perkasa yang juga Panglima TNI ini, lebih pantas menjadi calon presiden ketimbang calon wakil presiden. 

POS-KUPANG.COM - Andika Perkasa yang kini mengemban tugas jadi Panglima TNI, didorong untuk maju sebagai calon presiden untuk Pilpres 2024 mendatang.

Dorongan Andika Perkasa jadi calon presiden menggantikan Presiden Jokowi tersebut, dilakukan oleh Bara API yang merupakan singkatan dari Barisan Rakyat Andika Presiden Indonesia.

Saat ini, Bara API membuat gerakan mengumpulkan sejuta tanda tangan untuk Andika Perkasa. Banyaknya tanda tangan tersebut sebagai salah satu bentuk dukungan ke Andika Perkasa untuk maju jadi calon presiden.

Dorongan Bara API itu juga sekaligus merespon harapan publik agar Andika Perkasa menjadi calon wakil presiden mendampingi Anies Baswedan pada Pilpres 2024 nanti.

Baca juga: Surya Paloh Pilih Sosok Ini Jadi Capres 2024, Anies Baswedan, Ganjar Pranowo atau Andika Perkasa?

Menurut Ketua Umum Bara API, Adi Kurniawan, Jenderal TNI Andika Perkasa lebih pantas diusung menjadi calon presiden, karena memiliki kualitas dan kapasitas.

"Dari aspek kapasitas dan kualitas, Panglima TNI Andika Perkasa lebih pantas diusung jadi capres dibandingkan cawapres," kata Adi Kurniawan, Kamis 13 Oktober 2022.

Berdasarkan rekam jejak, lanjut dia, Andika Perkasa paling bersih dibandingkan dengan figur-figur yang digadang-gadang maju sebagai capres.

"Beliau figur bersih dan tidak pernah berurusan dengan hukum. Komunikasi publik beliau selama memimpin TNI juga sangat baik. Kita tidak pernah mendengar pernyataan beliau yang memicu kegaduhan," ujarnya.

Selain itu, ia menuturkan kontestasi politik 2024 tidak melulu merujuk pada survei elektabilitas yang dirilis sejumlah lembaga survei.

"Kita harus beri penegasan dalam hal ini. Soal kontestasi politik 2024, tidak melulu merujuk pada hasil survei. Di era digital ini, masyarakat kita hari ini sudah sangat cerdas dan kritis," ucapnya.

Baca juga: Jadikan Jenderal Andika Perkasa Kandidat Presiden, Pengamat Puji Langkah Cerdik NasDem

"Mereka bisa membedakan mana figur pemimpin yang memiliki kemampuan membangun negara, dengan pemimpin yang mengedepankan citra dibandingkan kerja," sambung Adi.

Karenanya, Adi telah menginstruksikan khusus kepada seluruh pimpinan daerah, Bara API akan terus mengawal Andika sebagai capres pilihan rakyat.

"Kami di jajaran pimpinan pusat hingga daerah, telah bermusyawarah dan mufakat untuk mendukung pencalonan Jenderal Andika Perkasa sebagai capres," ungkapnya.

Bahkan, kata dia, seluruh pengurus Bara API di 34 Provinsi di Indonesia sepakat membuat gerakan sejuta tanda tangan untuk mendukung Andika sebagai capres.

"Seluruh pengurus Bara API di 34 Provinsi pun bersepakat untuk membuat gerakan sejuta tanda tangan untuk mendukung Panglima Andika sebagai capres," imbuhnya.

Sebelumnya, muncul elemen masyarakat mengatasnamakan relawan Anies-Andika For 2024 (AK 24).

Baca juga: AHY Berpeluang Dampingi Anies Baswedan Tapi Rentan Tergusur Jika Andika Perkasa Menguat

Mereka menyatakan mendukung pasangan Anies Baswedan dengan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa di 2024.

Kemunculan relawan ini menanggapi deklarasi Anies Baswedan sebagai capres yang diusung Partai NasDem. (*)

Ikuti Pos-Kupang.Com di GOOGLE NEWS

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved