KKB Papua

Perantau Asal Sulsel Luput dari Tembakan KKB Papua, Pengakuannya Bikin Merinding

Perantau asal Sulsel ( Sulawesi Selatan ) bernama Rizal atau disapa Om Kumis, ungkapkan kisah mengerikan saat diserang secara mendadak oleh KKB Papua.

Editor: Frans Krowin
Tribun-Papua.com/ Ridwan Abubakar
KKB PAPUA - Sampai saat ini Kelompok Kriminal Bersenjata alias KKB Papua di Papua tetap bergerilya. Kabar terbaru menyebutkan KKB Papua secara membabibuta menyerang para pekerja proyek sehingga menimbulkan korban jiwa dan korban luka-luka. 

Ketika sedang bersembunyi, lanjut dia, tiba-tiba seorang temannya batuk. Agar batuknya tak terdengar KKB Papua, mereka harus menggali tanah.

"Jadi saat hendak batuk, teman kami ini lari masuk ke dalam tanah. Setelah itu baru keluar kembali," ujarnya.

Selain Rizal, ada juga Armin yang juga warga Pinrang, Sulawesi Selatan.

Dikatakannya, agar pekerjaan pembangunan ruas jalan di Papua itu berjalan lancar, butuh pendampingan oleh TNI/Polri.

Sebelumnya diberitakan, KKB Papua melakukan penembakan secara membabibuta kepada para pekerja jalan di Distrik Moskona Barat-Moskona Utara, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat.

Menurut info dari pihak kepolisian, penambakan itu terjadi pada Kamis 29 September 2022 sore.

"Informasi didapat sekitar pukul 18.20 WIT dari Pos Satgas Satuan Organik Yonif RK 136/TS Kampung Mayerga, Distrik Moskona Barat, telah datang melapor tentang adanya tembakan yang dilakukan OTK," kata Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Adam Erwindi.

Akibat peristiwa tersebut, empat pekerja dinyatakan meninggal dunia.

"Dari hasil keterangan saksi, Ditreskrimum Polda Papua Barat membenarkan bahwa empat korban meninggal dunia, itu masih satu rangkaian dari kejadian penembakan," kata Erwindi, dikutip dari Kompas.com.

Lebih lanjut, Adam Erwindi menjelaskan kronologi kejadian berdarah itu.

Mulanya mendengar suara rentetan tembakan saat para pekerja sedang membuat jalan di Kampung Majni menuju arah Moskona Utara.

Para pekerja yang berjumlah 12 orang merasa ketakutan dan langsung melarikan diri.

Baca juga: KKB Papua Siap Berunding dengan Pemerintah Pusat, Ide Perdamaian Itu Telah Disetujui

Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) OPM Sebi Sambom mengklaim kelompok itu yang menjadi pelaku penembakan dan menewaskan empat orang.

"Mereka (4 pekerja yang meninggal) masih di tangan kami. Selain melakukan penembakan kami juga membakar mobil truk dan ekskavator yang digunakan untuk melakukan pekerjaan jalan," kata Sebi dalam keterangan tertulis.

Ketua DPR Papua Barat Kecam KKB

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved