Pilpres 2024

Pilpres 2024 - Relawan Gubernur Jawa Tengah Bangun Rumah Ganjar Dapat Kritikan dari Ketua DPP PDIP

Ketua DPP PDIP Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul mengkritik inisiatif para relawan membangun Rumah Ganjar karena tidak melalui mekanisme PDIP.

Editor: Agustinus Sape
YOUTUBE/GANJAR PRANOWO
KADER PDIP - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo merupakan kader PDIP dari dulu hingga kini. Karena itu, inisiatif relawan Ganjar membangun Rumah Ganjar mestinya mendapat izin dari PDIP dalam hal ini Megawati Soekarnoputri. menjadikan kasus suap hakim di Mahkamah Agung sebagai pelecut dalam pemberantasan korupsi di daerahnya. Dia akan memecat pelaku korupsi dan meminta masyarakat berani melapor. 

POS-KUPANG.COM - Ketua DPP PDIP Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul mengkritik inisiatif para relawan membangun Rumah Ganjar karena tidak melalui mekanisme PDIP.

Menurut Bambang kalau Rumah Ganjar merupakan wadah bagi tim pemenangan Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024, maka pembentukannya mesti seizin Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri karena Ganjar Pranowo hingga saat masih menyandang status anggota PDIP.

"Kalau ada relawan yang membuat ini itu, ya haknya relawan, tetapi relawan ini mestinya tahu bahwa Ganjar itu kader PDIP. Kenapa tidak minta izin ketua umum (Megawati Soekarnoputri)?" kata Bambang, dikutip dari Tribunnews.com, Jumat 30 September 2022.

Menurut Bambang, sebagai kader PDIP, Ganjar seharusnya mengetahui aturan atau mekanisme yang berlaku di partainya.

"Ganjar masih kader PDIP, dia belum keluar PDIP setahu saya. Kalau dia kader PDIP berarti dia harus ikut mekanisme yang ada di PDIP," ujar Bambang.

Sementara itu, relawan yang membuat gerakan "Rumah Ganjar" juga seharusnya meminta izin kepada Megawati sesuai dengan mekanisme yang berlaku di PDIP.

Ketua DPP PDIP lainnya, Said Abdullah mengatakan Ganjar Pranowo sebagai pribadi maupun tokoh politik tidak akan pernah lepas dari partai yang membesarkan namanya, yakni PDI Perjuangan.

Termasuk juga para loyalis Ganjar yang 'aneh-aneh' disebut bukan bagian dari Ganjar yang kader PDIP.

Baca juga: Surya Paloh Pilih Sosok Ini Jadi Capres 2024, Anies Baswedan, Ganjar Pranowo atau Andika Perkasa?

Said juga mengatakan, Ganjar Pranowo tetap akan jadi kader PDI Perjuangan. Sebab, pria kelahiran Karanganyar 28 Oktober 1968 itu sudah lama jadi kader partai berlambang banteng itu.

Ganjar disebut tidak akan pernah bisa terpisahkan dari PDIP, dulu hingga saat ini.

"Riwayatnya Ganjar dari sejak awal di DPR sampai sekarang dia tidak pernah lepas dari PDIP," ujar Said saat ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu 28 September 2022.

"Saya ulangi lagi, Ganjar adalah bagian tidak terpisahkan dari PDIP," ucapnya.

Said lantas menilai, loyalis Ganjar yang selama ini muncul untuk mendukungnya maju calon presiden (capres) bukan berasal dari PDIP.

Dia pun menyebut loyalis yang menyatakan dukungan kepada Ganjar sebagai loyalis "aneh-aneh".

"Kalau ada loyalis yang aneh-aneh dan sebagainya itu kan tidak mewakili Ganjar sebagai kader PDIP," tutur Said.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved