Tinju Dunia

Tinju Dunia, Dua Kali Kalah dalam Trilogi, Deontay Wilder Ingin Duel Keempat dengan Fury

Tinju dunia, dua kali kalah dalam trilogi dengan Tyson Fury, Deontay Wilder masing ingin duel keempat

Editor: Kanis Jehola
sportanews.com
DUEL QUADRUPLE - Walaupun dua kali kalah dalam trilogi dengan Tyson Fury, Deontay Wilder masing ingin duel keempat atau duel quadruple. Tampak Deontay Wilder (kiri) dan Tyson Fury 

POS-KUPANG.COM - Tinju dunia, dua kali kalah dalam trilogi dengan Tyson Fury, Deontay Wilder masing ingin duel keempat.

Menurut mantan juara kelas berat WBC itu, tinju bukan olahraga tapi bisnis.

Menurut Deontay Wilder, dalam bisnis apa saja bisa terjadi.

“Sebagaimana di semua bisnis, para pelakunya harus merawat bisnisnya dengan baik,” katanya sebagaimana dikutip dari sportanews.com.

Dalam konteksi bisnis, demikian Deontay Wilder (42-2-1, 41 KO), duel quadruple atau keempat dengan Tyson Fury bukan sesuatu yang tidak bisa terjadi. Di bisnis tinju, quadruple biasa terjadi.

Dalam trilogi dengan Tyson Fury, Deontay Wilder mengalami dua kali kalah beruntun.

Terakhir, Deontay Wilder kalah KO ronde 11 pada 9 Oktober 2021 di T-Mobile Arena, Las Vegas.

Walaupun sudah dua kali kalah beruntun dari Tyson Fury, Deontay Wilder menyatakan ia masih punya gairah untuk melakukan quadruple atau pertarungan keempat.

Baca juga: Tinju Dunia, Joe Joyce Tantang Duel Lawan Oleksandr Usyk

“Saya kira sangat terbuka peluang melakukan pertarungan keempat,” kata Deontay Wilder kepada Sky Sports.

“Tinju adalah bisnis. Banyak yang bilang ini olahraga. Bukan, ini bukan olahraga,” katanya.

“Kelas berat lingkupnya sangat kecil. Saya masih ikan besar dalam bisnis ini, khususnya di Amerika. Sepanjang kita sama-sama aktif, mengapa tidak? Semuanya serba memungkinkan,” katanya lagi.

Kini, Deontay Wilder akan naik ring lagi melawan Robert Helenius di Barclays Center, Brooklyn, New York, 15 Oktober 2022.

Pertarungan ini menjadi eliminasi pertama kelas berat WBC.

Pemenangnya akan dipertemukan dengan Andy Ruiz Jr sebagai eliminasi terakhir sebelum bisa berjumpa dengan Tyson Fury untuk sabuk berwarna hijau khas sabuk kelas berat WBC.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved