Berita Lembata

Anggota DPR RI Gandeng Pastor Sosialisasi Empat Pilar MPR di Lembata

hadir dalam sosialisasi Empat Pilar MPR RI itu berasal dari siswa SMA PGRI Lewoleba, serta perwakilan warga

Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/RICKO WAWO
SOSIALISASI - Anggota DPR RI mensosialisasi Empat Pilar MPR RI di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, Selasa, 20 September 2022. Sosialiasi ini menampilkan Pastor sebagai salah satu Narasumber.  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo 

POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA - Anggota DPR RI, Julie Laiskodat mengandeng Pastor Paroki St. Maria Banneaux Lewoleba, Romo Blasius Kleden untuk mensosialisasikan Empat Pilar MPR RI di Lembata.

Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang di lakukan oleh Anggota DPR RI, Julie Laiskodat berlangsung di Kabupaten Lembata, Selasa, 20 September 2022

Isteri Gubernur NTT, Julie Laiskodat yang kini duduk di Komisi IV, Anggota DPR RI itu mendapuk Romo Blas Kleden, Pastor Paroki St. Maria Banneaux Lewoleba menjadi narasumber.

Baca juga: Di Sidang PBB, Yoris Wutun, Anak Lembata, Suarakan Kesulitan Akses Air Bersih dan Bencana Alam NTT

Para peserta sosialisasi yang hadir dalam sosialisasi Empat Pilar MPR RI itu berasal dari siswa SMA PGRI Lewoleba, serta perwakilan warga dari berbagai penjuru kota Lewoleba

Kegiatan dibuka oleh Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Lembata, Hendrikus Mosa Langobelen.

Ketua DPD Nasdem Kabupaten Lembata, Hendrikus Mosa Langobelen, mengatakan, pihaknya mengundang siswa SLTA Serta sejumlah perwakilan warga guna mempertebal kecintaan terhadap jargon NKRI Harga Mati.

"Banyak ideologi yang akhir akhir ini memperkeruh kehidupan berbangsa dan bernegara. Ideologi tersebut merongrong persatuan dan kesatuan bangsa. Karena itu generasi muda menjadi elemen penting yang perlu diingatkan tentang empat Pilar MPR RI, yakni Pancasila, UUD 45, Ketetapan MPR RI, dan Bhineka Tunggal Ika," ungkap Hendrikus Mosa Langobelen, Ketua DPD Nasdem Lembata.

Sementara itu, Romo Blasius Kleden yang syarat pengalaman berkarya di Eropa dan pernah mengenyam pendidikan Lemhanas itu membawakan materinya yang diberi judul "Aktualisasi pemahaman konsep wawasan Nusantara Memperkokoh Persatuan dan kesatuan Bangsa dalam Rangka Ketahanan Nasional".

Romo Blas menandaskan, wawasan Nusantara adalah cara pandang bangsa Indonesia yang dijiwai, rasa kebangsaan sebagai bangsa Indonesia yang mengutamakan penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara, demi tujuan negara yakni kesejahteraan bersama.

Baca juga: Penjabat Bupati Lembata Minta Dukungan Gereja Atasi Kemiskinan

"Saya pernah berada di Eropa. Negara negara di sana luasnya tidak seperti Indonesia. Indonesia ini terdiri dari 17 ribu pulau. Karena itulah wawasan Nusantara sangat penting untuk kita jiwai bersama. Satu orang sakit ya semua kita sakit," ungkap Romo Blas. 

Dalam kesempatan itu pula Romo Blas mengingatkan pentingnya membedakan ideologi Nasionalis maupun ideologi sektarian berbasis agama. 

"Harus diketahui bahwa banyak partai politik Nasionalis dan partai politik berbasis agama. Menurut saya Indonesia sangat membutuhkan kesamaan wawasan Nusantara yang mengedepankan kemaslahatan hidup bersama bukan golongan tertentu," ungkap Romo Blas Kleden. 

Di akhir pemaparannya, Romo Blas Kleden meminta seluruh peserta untuk terus mempertebal wawasan Nusantara dan terus mengedepankan sikap saling menghargai antar sesama anak bangsa. (*)\

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved