Liga 3 El Tari Memorial Cup

El Tari Memorial Cup, PSN Ngada Tersingkir Adu Pinalti Kletus Gabhe Mohon Maaf

Hasil yang diraih Persim Manggarai ini diperoleh melalui drama adu pinalti setelah pada laga waktu normal dan perpanjangan waktu berakhir skor 1-1

Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/Ricko Wawo
LESU- Tim ofisial dan pemain PSN Ngada tertunduk lesu di bens setelah dikalahkan melalui drama adu pinalti dari Persim Manggarai 4-3. Kehadiran PSN Ngada di El Tari Memorial Cup di Lembata status favorit juara namun terhenti di Babak 16 Besar pada laga di Lapangan Polres Lembata, Selasa 20 September 2022 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo

POS-KUPANG.COM, LEWOLEBA- Laga El Tari Memorial Cup di Babak 16 Besar antara PSN Ngada vs Persim Manggarai di Lapangan Polres Lembata, Selasa 20 September 2022 berakhir dengan skor 4-3  untuk kemenangan Persim Manggarai.

Hasil yang diraih Persim Manggarai ini diperoleh melalui drama adu pinalti setelah pada laga waktu normal dan perpanjangan waktu berakhir dengan skor imbang 1-1.

Dalam adu pinalti ini, dua eksekutor PSN Ngada gagal menciptakan gol ke gawang Persim Manggarai.

Terhadap kekalahan ini, Pelatih PSN Ngada Kletus Gabhe memohon maaf dan menyatakan siap bertanggung jawab.

Seperti diketahui, PSN Ngada datang ke Lembata dengan status favorit juara. Tapi bola itu bundar. Langkah Laskar Inerie terhenti di babak 16 besar setelah kalah dalam drama adu pinalti melawan Persim Manggarai.

Sementara Persim Manggarai dengan kemenangan ini maka melenggang  ke babak perempat final kualifikasi Liga 3 El Tari Memorial Cup XXXI Lembata. \

Menurut Kletus Gabhe, dirinya tidak mau mempersalahkan siapa-siapa atas kegagalan ini. Sebagai pelatih, dia mengaku sebagai orang yang bertanggung jawab atas kegagalan ini.

Baca juga: Liga 3 El Tari Memorial Cup: Singkirkan Kristal FC, Perse Ende Jaga Asa Juara

“Ini bukan hasil yang kami inginkan. Setiap tim ingin menang. Tetapi dalam sepak bola, kadang-kadang di pertandingan tertentu ada ‘hari buruk’,” ungkap Kletus ditemui usai laga melawan Persim Manggarai.

“Kita menguasai pertandingan, mengancam mereka berkali-kali tapi tidak bisa mengubah peluang itu menjadi gol. Sebagai pelatih tentu saya yang paling bertanggung jawab karena kami pelatih yang membuat keputusan-keputusan,” tambah Kletus.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved