Berita Kota Kupang

Pastikan Beri Rekomendasi, IDI NTT Minta Dokter Bekerja Wajib Punya SIP

sokongan serupa diberikan IDI bagi dokter agar memiliki Surat Izin Praktek atau SIP. Ia berharap dokter wajib mengantongi SIP sewaktu bekerja. 

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/IRFAN HOI
POSE- Penjabat Wali Kota Kupang, George Hadjoh dan Ketua IDI NTT, Andreas Fernandez, berpose bersama para dokter. Sabtu 17 September 2022.  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Ikatan Dokter Indonesia  atau IDI NTT memberi kepastian bagi dokter mengenai urusan administrasi dan rekomendasi. IDI menyebut akan terbuka dan memudahkan segala proses pengurusan dari dokter, terutama saat bertugas di NTT. 

Sementara Ketua IDI NTT, Andreas Fernandez, mengatakan sikap IDI itu sebagai balasan atas pengabdian para dokter di NTT. Untuk itu, IDI memberi semacam kemudahan dalam pengurusan surat-surat terkait yang dibutuhkan. 

"Jadi yang ingin mengambil spesialis atau apa maka IDI dengan senang hati akan membuat rekomendasi itu. Tidak perlu khawatir karena IDI tidak pernah menghalangi-halangi ini," kata Andreas, saat Musyawarah IDI Cabang Kupang, Sabtu 17 September 2022.

Baca juga: Dokter Terawan Terima Sanksi Kategori 4, IDI Proses Pemecatan

Disamping itu, sokongan serupa diberikan IDI bagi dokter agar memiliki Surat Izin Praktek atau SIP. Ia berharap dokter wajib mengantongi SIP sewaktu bekerja. 

"Jangan sampai rekan-rekan bekerja tanpa SIP. Itu akan menimbulkan masalah," sebut dia. 

Sementara untuk kuota jumlah tenaga kebutuhan dokter di NTT, khususnya Kota Kupang, ditegaskannya lagi adalah berdasarkan rekomendasi dari Dinas Kesehatan Kota Kupang.

"Organisasi profesi itu tidak dapat menentukan berapa kuota untuk Kota Kupang cukup sekian jumlahnya, dokter ini jumlahnya sekian, karena yang punya wewenang itu di Dinas Kesehatan," sebutnya lagi. 

Rekomendasi yang diberikan organisasi profesi ini juga sifatnya sebagai pelengkap atau bukan syarat mutlak.

Baca juga: 5 Kontroversi Dokter Terawan, Mantan Menteri Kesehatan yang Dipecat IDI

"Kalau mengalami kesulitan ya datang saja ke IDI karena hubungannya IDI, dinas kesehatan dan dinas perijinan satu pintu untuk pengurusan administrasi," lanjut dia. 

Ia tidak ingin ada dokter yang ingin berkarya di NTT dan terhambat karena administrasi maka akan dibantu terlebih dengan hubungan kerja sama IDI dan dinas lainnya yang sangat baik selama ini. (Fan)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved