Opini

Urgenkah Try Out Asesmen Nasional?

Try Out Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) untuk Try Out (TO) Asesmen Nasional Berbasis Kompetensi (ANBK) gencar dilakukan dalam lingkup pendidikan

Editor: Agustinus Sape
ZONALITERASI.ID
ANBK - Ilustrasi ANBK Tahun 2022. Urgenkah Try Out Asesmen Nasional? 

Oleh: RD Alfonsus Wungubelen, Kepala SMAS Seminari San Dominggo Hokeng, Flores Timur - NTT

POS-KUPANG.COM - Try Out Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) untuk Try Out (TO) Asesmen Nasional Berbasis Kompetensi (ANBK) gencar dilakukan dalam lingkup pendidikan setanah air selama Agustus 2022.

Tujuannya jelas seperti disuarakan Suryanto dari Jombang Jawa Timur ini. “Try Out ujian nasional (UNBK) bertujuan mendongkrak mutu, sehingga Try Out ANBK juga bisa mendongkrak mutu” (Suryanto, Ketua KKM MAN Kab. Jombang dalam darjombang.jawapos.com).

Lingkup pendidikan kita di NTT pun gencar melakukan proses ini. Melalui Surat Edaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT No. 422 Tahun 2022 kepada semua kepala SMA dan SMK se-NTT menegaskan tentang pelaksanaan Try Out (TO) Asesmen Kompetensi Minimum (AKM).

Pelaksanaan TO pun sudah terjadi secara daring se-NTT pada Agustus 2022. Kegiatan TO patut dilalui karena capaian Rapor Pendidikan SMA/SMK NTT tahun 2021 untuk kemampuan numerasi dan literasi masih di bawah kompetensi minimum.

Sebagai upaya antisipatif, kegiatan ini merupakan bukti kesiagaan menghadapi Asesmen Nasional (AN) seperti diakui Suryanto tersebut. Hanya tebersit tanya, urgenkah Try Out (TO) untuk ANBK?

Baca juga: Rumah Warga Jadi Tempat Pelaksanaan ANBK Siswa SMP Negeri Pruda Maumere

Padahal terpenting urgen strategis ialah permasalahan pada level proses di tingkat satuan pendidikan lebih dini cepat diatasi dengan mutu terbaik! Jelas peserta didik menikmatinya hingga rapor pendidikan secara umum pun bermutu baik.

Persiapan ANBK telah diatur dengan jadwal yang baik. Penyelenggara ANBK telah mengagendakan jadwal simulasi yang dilaksanakan tiap satuan pendidikan untuk memudahkan mengerjakan AKM.

Tidak dipungkiri, secara teknis siswa bisa saja gagap teknis terkait pengenalan soal AKM. Prinsip simulasi agar siswa dimudahkan mengerjakan AKM yang diawali gladi.

Tujuan gladi bersih yakni fasilitas sistem daring atau semi-daring juga hal lain terkait tidak berkendala. Dengan simulasi dan gladi bersih prakondisi, ANBK dipastikan optimal.

Tujuan TO tentu meningkatkan capaian nilai literiasi dan numerasi dari bawah ke tingkat rata-rata atau bahkan lebih tinggi dari kompetensi minimum yang telah ditetapkan.

Hal itu kelihatan bagus. Namun apa bedanya TO untuk ANBK dengan TO Ujian Nasional Berbasis Kompetensi (UNBK). Bukankah yang dikejar justru hal yang sedang kita tinggalkan yakni orientasi pada hasil akhir yang bisa saja instan.

Ujian Nasionak (UN) telah ditiadakan dengan adanya Surat Edaran Kemendikbudristek No 1 tahun 2021 namun jangan sampai muncul lagi dengan wajah baru.

Sesungguhnya perubahan UN ke AN yang paling mendasar ialah agar siswa kita dapat melakukan hal nyata dalam kehidupannya. Bagaimana proses pembelajaran guru di kelas bermutu baik dan lingkup satuan pendidikan mendukung siswa belajar.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved