Polisi Tembak Polisi

Penasehat Ahli Kapolri Sebut Ada Kakak Asuh Berusaha Ringankan Hukuman Ferdy Sambo, Ini Sosoknya

Penasehat Ahli Kapolri sebut ada Kakak Asuh berusaha ringankan hukuman Ferdy Sambo di pembunuhan Brigadir J, siapa?

Editor: Adiana Ahmad
POS-KUPANG.COM
Sosok Kakak Asuh Ferdy Sambo/ Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi saat rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J - Penasehat Ahli KApolri sebut ada Kakak Asuh berusah ringankan hukuman Ferdy Sambo dalam kasus pembunuhan Brigadir J, Siapa? 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Sosok Kakak Asuh Ferdy Sambo kini mencuat ke publik. Sosok ini disebut-sebut yang berusaha ringankan hukuman Ferdy Sambo dalam Kasus pembunuhan Brigdair J, Siapa sosok Kakak Asuh Ferdy Sambo tersebut?

Informasi tentang adanya sosok kakak Ferdy Sambo sebagai orang penting di Mabes Polri diungkap Penasehat Ahli Kapoliri, Prof Murdi.

Guru Besar Ilmu Politik dan Keamanan Universitas Padjadjaran Bandung tersebut mengatakan, sosok Kakak Asuh Ferdy Sambo itu mencoba membantu mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo agar divonis ringan dalam kasus pembunuhan Brigadir J.

Menurut Prof Muradi  keterlibatan dalam kasus pembunuhan Brigadir J tadi ada tiga. Pelaku langsung, orang yang terlibat langsung, dan orang yang tidak terlibat langsung tapi ikut di dalamnya," kata Muradi.

Baca juga: IRONIS, Ferdy Sambo Bergaji Kecil Tetapi Rutin Transfer Uang Ratusan Juta ke Pembantu

"Bisa jadi kakak asuh itu adalah yang ketiga. Kakak asuh ini adalah yang tidak terlibat langsung, tapi kemudian ikut merancang, ikut mendorong," tuturnya.

Mereka, menurut Muradi, mencoba melobi petinggi Korps Bhayangkara untuk meringankan hukuman Ferdy Sambo.

Istilah kakak asuh sendiri merujuk pada anggota Polri, baik yang sudah pensiun atau masih menjadi petinggi di institusi Bhayangkara.

"Kakak asuh dalam model konteks yang sudah pensiun, ada yang belum, nah ini yang saya kira yang agak keras di dalam kan itu situasinya sebenarnya karena kakak asuh itu punya peluang, punya powerful yang luar biasa ya," kata Muradi kepada wartawan, Sabtu (17/9/2022).

Baca juga: Sidang Banding Ferdy Sambo Pekan Depan, Jenderal Bintang Tiga Adili Mantan Kadiv Propam

Muradi mengatakan sosok kakak asuh yang masih aktif itu menduduki posisi strategis di Polri.

Menurutnya, sosok tersebut masih membela Ferdy Sambo agar dihukum ringan dalam kasus pembunuhan Brigadir J.

"Ini jadi makin keras, Sambo berani karena dia merasa dalam posisi berada di atas angin, masih ada yang ngebelain, makanya harus dituntaskan dulu soal orang-orang yang kemudian dianggap punya kontribusi terkait dengan posisi Sambo," ujarnya.

Dia pun meminta agar kepolisian tidak takut mengusut keterlibatan "kakak asuh" ini.

Karena menurut Muradi, jabatan di institusi polisi itu sama dengan di tentara yang bekerja dalam garis komando.

"Kalau dia tidak pegang tongkat komando, selesai sudah, kalau dia jadi kapolda sekadar megang asisten yang tidak strategis, selesai sudah. Kita punya pengalaman ketika Pak Gatot (Nurmantyo) panglima (TNI) diganti, selesai," ucap Muradi.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved