Berita Nasional

Masih Misterius Hasil Tes Kebohongan Irjen Ferdy Sambo dan Istrinya, Putri Candrawathi, Ada Apa?

Sampai saat ini hasil tes kebohongan mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo dan istrinya Putri Candrawathi, masih misterius demi pro justitia.

Editor: Frans Krowin
POS-KUPANG.COM
BERSAMA ISTRI - Sebuah momen saat rekonstruksi kasus pembunuhan Brigadir J adalah kebersamaan Irjen Ferdy Sambo dan istrinya, Putri Candrawathi. 

POS-KUPANG.COM - Sampai saat ini hasil tes kebohongan mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo dan istrinya Putri Candrawathi, masih misterius.

Hasil tes kebohongan kedua tersangka ini belum disampaikan kepada publik. Padahal hasil tes tersangka yang lainnya sudah 'diumumkan'. Lima tersangka kasus pembunuhan Brigadir J alias Nofryansah Yosua Hutabarat, telah menjalani tes kebohongan.

Dari lima tersangka tersebut, hasil tes kebohongan yang telah disampaikan kepada publik adalah tiga tersangka. Tiga tersangka tersebut, masing-masing Bharada E alias Richard Eliezer Pudihang Lumiu, Bripka RR alias Bripka Ricky Rizal dan Kuat Maruf.

Sedangkan dua tersangka lainnya, yakni mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo dan istrinya, Putri Candrawathi, sampai sekarang belum 'diumumkan'.

Baca juga: TERNYATA Bripka RR dan Brigadir Yosua, Bendahara Keluarga Ferdy Sambo di Magelang dan Jakarta

Hingga saat ini, Tim Khusus Mabes Polri masih merahasiakan hasil tes kebohongan kedua tersangka yang merupakan pelaku utama pembunuhan tersebut.

Baik Irjen Ferdy Sambo maupun Putri Candrawathi, memang telah menjalani tes kebohongan dalam kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yosua atau Brigadir J.

UBAH KETERANGAN -- Bripka RR kini mengubah keterangannya dalam berkas BAP kasus pembunuhan Brigadir J. Ia tak mau lagi membeo pada skenario yang dirancang Ferdy Sambo.
UBAH KETERANGAN -- Bripka RR kini mengubah keterangannya dalam berkas BAP kasus pembunuhan Brigadir J. Ia tak mau lagi membeo pada skenario yang dirancang Ferdy Sambo. (POS-KUPANG.COM)

Akan tetapi hasil tes kebohongan itu belum dibeberkan penyyidik. Pertimbangan tak mempublikasikan hasil poligraf Sambo dan Putri itu, adalah demi pro justitia.

Untuk diketahui, hasil poligraf menujukan, keterangan Bharada E alias Richard Eliezer Pudihang Lumiu, Bripka Ricky Rizal alias Bripka RR dan Kuat Ma’ruf, adalah mereka jujur.

Hasil tes kebohongan itu, adalah mereka berkata jujur. Sementara hasil poligraf Ferdy Sambo dan istrinya, masih dirahasiakan.

Tentu hal ini menjadi kecurigaan bagi publik. Pro justitia jadi alasan Polri merahasiakan hasil poligraf Sambo dan Putri.

Dikutip dari Kompas.com, pro justitia adalah untuk demi hukum atau Undang-Undang. Pro justitia dapat juga dimaknai demi keadilan.

Jadi materi penyidik hasil poligraf Sambo dan Putri hanya dibuka di pengadilan nanti.

Apakah ini yang menjadi kendala penyidik menyimpulkan berkas perkara para tersangka?

Kita akan tunggu sampai kapan berkas diserahkan ke JPU hingga pembuktian di persidangan nanti.

Baca juga: Tak Takut Hadapi Ferdy Sambo, Kini Bripka RR Siap Bongkar Tindakan Mantan Kadiv Propam Itu

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved