Berita Sumba Timur

Dilantik Jadi Ketua BPC PHRI Sumba Timur Periode 2022-2027, Deny Sinatra Komit Lakukan Ini 

Deni bersama sembilan pengurus yang merupakan pelaku hotel dan restoran lainnya dilantik oleh Sekretaris BPD PHRI Nusa Tenggara Timur, RM. Tri Arachis

Penulis: Ryan Nong | Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Ketua PHRI Sumba Timur Deny Sinatra saat pidato pelantikan BPC PHRI Sumba Timur, Kamis 15 September 2022. 

Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Ryan Nong 

POS-KUPANG.COM, WAINGAPU- Deny Sinatra resmi dilantik menjadi Ketua Badan Pengurus Cabang (BPC) Perhimpunan Hotel dan Restoran Republik Indonesia atau PHRI Sumba Timur periode 2022-2027.

Deni bersama sembilan pengurus yang merupakan pelaku hotel dan restoran lainnya dilantik oleh Sekretaris BPD PHRI NTT RM. Tri Arachis H di Gedung Nasional Umbu Tipuk Marisi Waingapu Sumba Timur, Kamis 15 September 2022 pagi. 

Selain melantik pengurus badan pengurus harian, RM. Tri Arachis H yang bertindak atas nama Ketua BPD Juvenile Jodjana juga melantik pembina. 

Seremonial pelantikan ditandai dengan pengucapan sumpah, penyerahan pataka kepada Ketua BPC PHRI Sumba Timur dan pengalungan selendang kepada pengurus.

Sebelum pelantikan, Wakil Ketua Bidang Hukum BPD PHRI NTT, Robby Rawis membacakan surat keputusan tentang kepengurusan BPC PHRI Sumba Timur periode 2022-2027.

Baca juga: Pengurus BPC PHRI Kabupaten Sumba Timur Periode 2022-2027 Resmi Dilantik

Pelantikan itu dihadiri Wakil Bupati Sumba Timur, David Melo Wadu yang didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sumba Timur, Ida Bagus Putu Punia serta Camat Kambera, pimpinan perbankan, pelaku restoran dan pariwisata serta tamu undangan. 

Dalam pidatonya, Deny Sinatra mengangkat kondisi keterpurukan pariwisata di Sumba Timur dan Indonesia pada umumnya akibat pandemi coronavirus atau pandemi Covid-19 dan resesi ekonomi dunia. Menurut dia, ini menjadi ujian yang harus diselesaikan bersama. 

Menurut dia, sesuai dengan strategi dan program pemerintah daerah, maka pariwisata akan menjadi lokomotif yang akan menarik gerbong kemakmuran daerah.

Karena itu, sektor pariwisata yang “terintegrasi” dengan peternakan, pertanian dan perikanan kelautan serta semua sektor kemakmuran harus membawa semangat baru bagi sumba timur. 

Deny mengatakan, PHRI sebagai salah satu wadah berhimpunnya para pelaku pariwisata di bidang hotel dan restoran serta usaha jasa lainnya, tidak boleh berdiam diri. PHRI harus menjadi berada bersama pemerintah dan stakeholder lainnya untuk mencari solusi dalam mengatasi serta menyelesaikan berbagai persoalan di sektor kepariwisataan daerah.

Baca juga: PHRI NTT Berkomitmen Sesuaikan Tarif Masuk Taman Nasional Komodo

Sebagai langkah awal untuk berpartisipasi, jelas Deny, PHRI Sumba Timur mulai melakukan konsolidasi internal agar seluruh anggota memiliki cara pandang yang sama dalam melakukan pemulihan (recovery) dan dalam membangun pariwisata yang berkelanjutan.

Menurut dia, masalah pariwisata sumba tidak dapat diselesaikan dengan cara parsial namun diperlukan kebersamaan dalam bahasa, gerak dan langkah, saling komunikasi secara internal dan eksternal. 

Deny menyebut beberapa langkah yang dapat diambil bersama dengan PHRI. Langkah itu diantaranya, pembenahan pintu masuk, dengan perluasan bandara dan mengajak beberapa airline atau maskapai untuk bersaing secara sehat, sehingga harga tiket dapat terjangkau. 

Selain itu, memberikan pelatihan berbasis kompetensi kepada driver dan tour guide, juga kepada pelaku pariwisata yg lain meliputi hotel, homestay, restaurant, cafe dan sektor pendukungnya.

Lebih lanjut, kemitraan mutualisme antara phri dan pemerintah daerah serta menjaga dan melestarikan tempat pariwisata dengan cerita asli budaya sumba. Hal itu harus dilakukan agar ada kultus untuk budaya yang dipertahankan. 

Baca juga: Ingin ke Pulau Komodo? Ketua PHRI Manggarai Barat Sebut Ada 115 Hotel di Labuan Bajo

Deny menyatakan, PHRI Sumba Timur siap mendukung pemerintah Kabupaten Sumba Timur bersinergi memajukan kepariwisataan daerah; memenuhi berbagai regulasi yang ada, jujur dan taat.

PHRI Sumba Timur sangat berharap agar segera terjadi penurunan harga tiket pesawat dan percepatan penyelesaian terminal Bandara Umbu Mehang Kunda Waingapu dan berharap agar Pemerintah Kabupaten Sumba Timur melalui Badan Pendapatan Daerah (bependa) menggelar acara penghargaan yang diberikan kepada pengelola hotel dan restoran serta usaha jasa lainnya di kabupaten sumba timur untuk kewajiban dan kesadaran serta kejujurannya dalam membayar pajak daerah. (Ian) 

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved