Berita NTT

Komisi Pemilihan Umum Provinsi NTT Butuh 11.634 PPK dan KPPS Untuk Pemilu 2024

Komisi Pemilihan Umum Provinsi NTT atau KPU NTT membutuhkan 11.634 sebagai petugas di tingkat Desa/Kelurahan dan Kecamatan. Sejumlah petugas itu akan

Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/IRFAN HOI
KPU - Ketua KPU NTT Thomas Dohu 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Komisi Pemilihan Umum Provinsi NTT atau KPU NTT membutuhkan 11.634 sebagai petugas di tingkat Desa/Kelurahan dan Kecamatan. Sejumlah petugas itu akan membantu KPU pada saat Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang

Rekrutmen AdHock atau Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Penyelenggara Pemungutan Suara (PPS) ditingkat Desa/Kelurahan, untuk diisi di seluruh wilayah di NTT. KPU rencananya menggelar perekrutan secara terbuka. 

Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi NTT, Thomas Dohu mengatakan, untuk perekrutan petugas tersebut, pihaknya belum bisa memastikan, sebab masih menunggu penetapan dari KPU RI.

Setelah penetapan KPU melalui PKPU, rangakaian rekrutmen mulai dibuka dengan syarat atau ketentuan yang ditetapkan.  

"Kemungkinan perekrutan akan berlangsung pada bulan Oktober mendatang. Kita tunggu penetapan jadwal dari pusat," sebut Thomas, Rabu 14 September 2022. 

Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi NTT Thomas Dohu memberi gambaran umum tentang syarat. Panitia AdHock tingkat Kecamatan dan Desa pada umumnya sama. Minimal berijazah SMA dan tidak menjadi anggota partai politik minimal 5 tahun terakhir.

"Tidak tergabung atau terdaftar sebagai anggota partai politik atau menjadi tim sukses salah satu pasangan calon tertentu, terhitung lima tahun sebelum pendaftaran," ujarnya.

Selain itu, terdapat sejumlah administrasi lainnya, seperti surat kesehatan dari Puskesmas. Sedangkan persyaratan lain akan ditetapkan dalam PKPU lalu disampaikan kepada masyarakat.

Bagi masyarakat yang memenuhi syarat dan memiliki keinginan untuk bergabung dengan penyelenggaraan pemilu, Thomas berujar, agar warga bisa mendaftar. Segala proses dan ketentuan wajib diikuti hingga selesai. 

Untuk panitia ditingkat Kecamatan, akan diisi oleh lima orang petugas dan tiga orang petugas di tiap Desa/Kelurahan. 

"Sesuai data saat ini, total kecamatan di NTT sebanyak 315 kecamatan sehingga total kebutuhan panitia sebanyak 1.575 orang. Sedangkan kebutuhan KPPS di 3.353 desa sebanyak 10.605 orang maka keseluruhan yang dibutuhkan 11.634 orang," jelas Komisi Pemilihan Umum Provinsi NTT Thomas. 

Ia mengimbau, para peminat atau pelamar tetap menjaga kesehatan dan tidak terlibat dalam kegiatan politik serta terus mengasah kemampuan karena akan menjalani proses seleksi dan persaingan yang ketat.

"Meski belum ada jadwal pasti tapi kesiapan secara pribadi harus dimulai dari sekarang. Jangan sampai, tiba saat baru berhalangan atau kesulitan lain diluar prediksi maka dapat merugikan diri sendiri," kata Komisi Pemilihan Umum Provinsi NTT . (Fan)

Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS

KPU - Ketua KPU NTT Thomas Dohu
KPU - Ketua KPU NTT Thomas Dohu (POS-KUPANG.COM/IRFAN HOI)
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved