Berita NTT

Kemenpora Dorong Pengembangan Ekosistem Kewirausahaan Pemuda di Manggarai Barat NTT 

Kementrian Pemuda dan Olahraga atau Kemenpora RI terus mendorong pengembangan ekosistem kewirausahaan pemuda di Labuan Bajo Kabupaten

Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM, BERTO KALU
KEMENPORA - Suasana jalannya diskusi antara pihak dari Kementrian Pemuda dan Olahraga RI, dan stakeholder terkait yang berlangsung di Hotel Jayakarta Kota Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat Provinsi NTT. Rabu 7 September 2022. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Berto Kalu

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Kementrian Pemuda dan Olahraga atau Kemenpora RI terus mendorong pengembangan ekosistem kewirausahaan pemuda di Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat Provinsi NTT. 

Hal ini disampaikan Drs. Imam Gunawan, MAP, PLT Asisten Deputi Kewirausahaan Pemuda Kemenpora kepada Pos Kupang di Labuan Bajo, Rabu 7 September 2022.

Imam mengatakan, sejak dua hari yakni 6-7 September 2022 telah dilaksanakan kegiatan pendampingan pengembangan ekosistem kewirausahaan pemuda di Kabupaten Manggarai Barat. 

Kegiatan Kementrian Pemuda dan Olahraga atau Kemenpora RI tersebut bertujuan untuk menumbuhkan minat berwirausaha di kalangan pemuda, dan melakukan pendampingan kepada pemerintah Kabupaten Manggarai Barat dalam hal pengembangan ekosistem kewirausahaan pemuda di Kabupaten Manggarai Barat. 

Selain itu, pihak Kementrian Pemuda dan Olahraga atau Kemenpora RI juga ingin agar Labuan Bajo yang telah ditetapkan sebagai destinasi wisata super prioritas, dalam pengembangannya selalu melibatkan masyarakat lokal terkhusus para pemuda. 

"Hari ini sudah selesai tahapannya kedepan akan ada tahapan berikutnya, dan program ini telah dilaksanakan sejak tahun lalu dan akan terus berlanjut hingga Kabupaten Manggarai Barat mengalami peningkatan kemampuan dalam mengelola program kewirausahaan pemuda, " jelas Imam. 

Menurutnya, kedepan Kabupaten Manggarai Barat khusunya Kota Labuan Bajo akan berkembang sangat pesat terkhusus dalam bidang pariwisata.

Karenanya, sangat dibutuhkan keterlibatan para pemuda untuk terjun langsung dalam aspek yang berkaitan dengan perkembangan kepariwisataan. 

"Sayangnya menurut data yang kami peroleh program ini belum terlalu dapat diikuti oleh masyarakat lokal untuk mengambil manfaat ini dengan baik, informasi yang kami terima masih banyak pelaku industri pariwisata justru bukan dari masyarakat setempat melainkan dari luar, hal inilah yang ingin terus kami dorong, " ujarnya.

Selain itu, lanjut Imam, pihak Kementrian Pemuda dan Olahraga atau Kemenpora RI juga berharap para pemuda dan masyarakat lokal bukan hanya berfokus pada industri pariwisata, tetapi bisa mengembangkan potensi dari sektor lain seperti pertanian, perikanan dan lain sebagainya. 

"Hal tersebut bertujuan agar jika nanti terjadi pandemi atau musibah yang berkaitan dengan dunia pariwisata, maka masyarakat tidak terlalu terdampak dengan hal itu, " pungkasnya. 

Hadir dalam diskusi tersebut para stakeholder terkait pengembangan kewirausahaan mulai dari Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, pihak swasta, lembaga, para pelaku usaha, dan juga akademisi dari lembaga pendidikan. (*)

Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS

KEMENPORA - Suasana jalannya diskusi antara pihak dari Kementrian Pemuda dan Olahraga RI, dan stakeholder terkait yang berlangsung di Hotel Jayakarta Kota Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat Provinsi NTT. Rabu 7 September 2022.
KEMENPORA - Suasana jalannya diskusi antara pihak dari Kementrian Pemuda dan Olahraga RI, dan stakeholder terkait yang berlangsung di Hotel Jayakarta Kota Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat Provinsi NTT. Rabu 7 September 2022. (POS-KUPANG.COM, BERTO KALU)
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved