Berita Ende

Lakukan Demo Kenaikan BBM, Para Supir Angkot di Ende Minta Pemerintah Naikan Tarif Angkutan

aksi demo mereka di Kantor Bupati Ende meminta pemerintah daerah menaikkan tarif karena BBM sudah naik. 

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
MOGOK - Puluhan mobil angkot diparkir di halaman Kantor Bupati Ende sebagai bentuk aksi demonstrasi meminta kenaikan tarif angkutan, Senin 5 September 2022.  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM, ENDE - Puluhan supir angkot di Kota Ende, Ibukota Kabupaten Ende melakukan aksi demonstrasi di halaman Kantor Bupati Ende pada, Senin 5 September 2022.

Mereka mendesak pemerintah Kabupaten Ende segera menaikan tarif angkutan sebagai dampak dari kenaikan BBM.

Berdasarkan pantauan, mereka memarkir angkot di halaman Kantor Bupati Ende. Karena halaman kantor tak cukup memuat kendaraan, para supir memarkir kendaraan mereka di sepanjang Jalan Eltari depan Kantor Bupati Ende.

Baca juga: Warga Ende Pasrah dengan Kebijakan Pemerintah Menaikan Harga BBM, Belum Tahu Barcode

Demo yang dilakukan sejak pagi tersebut dikawal ketat oleh kepolisian dari Polres Ende. Setelah sekitar empat jam lebih melakukan aksi demonstrasi, para supir angkot bisa menemui Bupati Ende Djafar Achmad dan Wakil Bupati Ende Erik Rede serta pimpinan OPD terkait.

Dihadapan Bupati Ende, Wakil Bupati Ende dan pimpinan OPD terkait, supir angkot meminta pemerintah segera mengambil kebijakan menaikkan tarif angkutan sebagai dampak dari kenaikkan BBM.

Salah seorang perwakilan supir bernama Yoga mengatakan aksi demo mereka di Kantor Bupati Ende meminta pemerintah daerah menaikkan tarif karena BBM sudah naik. 

Ia meminta jika sebelumnya tarif angkutan dalam kota untuk pelajar senilai Rp. 2.000 naik menjadi Rp 4.000 dan orang dewasa sebelumnya Rp 4.000 naik menjadi 7.000.

"Ini sudah dua hari BBM sudah naik. Oleh karena itu kami minta pemerintah segera mengeluarkan kebijakan untuk menaikan tarif angkutan. Karena kalau tidak naik, maka kami tidak bisa dapat makan," ungkapnya.

Baca juga: Senin Besok Pelayaran Perdana Kapal Cepat Lembata-Ende (PP), Lihat Rute dan Harga Tiketnya

Setelah mendengar aspirasi dari sejumlah supir Angkot, Bupati Ende, Djafar Achmad mengatakan bahwa dampak kebijakan dari pemerintah pusat menaikan BBM juga dirasakan secara nasional.

Namun hingga saat ini pemerintah Kabupaten Ende belum mendapatkan keputusan dari pemerintah provinsi terkait dengan kenaikan tarif angkutan pasca kenaikan BBM.

Meski demikian, Bupati Djafar mendesak pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Ende untuk berkomunikasi dengan Dinas Perhubungan Provinsi NTT terkait dengan kepastian tarif angkutan.

"Kita harus bergerak cepat untuk mendapatkan keputusan penetapan tarif dari pemerintah provinsi NTT," ungkapnya.

Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Ende, Albert Djombu Djen pada kesempatan tersebut mengaku, pihaknya sudah berkomunikasi dengan Dinas Perhubungan Provinsi NTT.

Baca juga: Bupati Djafar Achmad Buka Secara Resmi Turnamen Ormawa Cup STPM Santa Ursula Ende ke-23

Hasil dari komunikasi tersebut, pemerintah Kabupaten Ende bisa mengeluarkan keputusan penetapan tarif sementara melalui SK bupati sambil menunggu penetapan SK dari Gubernur NTT.

"Dari hasil komunikasi yang kami lakukan, pemerintah Kabupaten bisa mengeluarkan keputusan dalam situasi seperti ini sambil menunggu keputusan dari pemerintah provinsi melalui SK Gubernur," ujarnya.

Untuk diketahui bersama, keputusan penetapan tarif sementara melalui SK bupati untuk angkutan kota yaitu anak sekolah Rp 4.000 dan orang dewasa Rp 7.000. Keputusan penetapan tarif akan diberlakukan setelah bupati mengeluarkan SK.

"Kami segera buatkan draf dan serahkan kepada bapak bupati untuk ditandatangani. Setelah itu kita akan sosialisasikan kepada sopir angkot untuk diberlakukan sambil menunggu keputusan penetapan dari pemerintah provinsi," jelasnya. (*)

Ikuti berita Pos-kupang.com di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved