Berita Manggarai Timur
Rivaldus Eman Jalu, Anak Difabel di Matim Semangat Menimbah Ilmu dan Paling Pintar di Kelas
Rival juga punya cita-cita ingin menjadi guru yang teladan untuk mendidik anak-anak bangsa di kemudian hari.
Penulis: Robert Ropo | Editor: Rosalina Woso
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo
POS-KUPANG.COM, BORONG - Rivaldus Eman Jalu (7) seorang anak difabel asal Kampung Wolosambi, Desa Komba, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) punya semangat tinggi untuk menimbah ilmu pendidikan untuk meraih cita-citanya di masa depan.
Anak kedua dari ayah Marten Japi dan ibu Magdalena Din, ini mengalami lumpuh sejak dilahirkan 13 Maret 2015 lalu. Ia hanya bisa berjalan dengan satu kaki, sebab kaki kananya terlipat dan tidak berfungsi secara normal.
Jika di medan jalan yang sulit, Rival akrab disapa ini terpaksa menggunakan kedua tangannya untuk menopang kaki kirinya untuk bisa berjalan melintasi medan yang berat itu. Rival juga tidak ingin dibantu dengan digedong.
Meski demikian, Rival akrab disapa ini tetap ceriah dan semangat dalam melakukan aktivitas seperti anak-anak lain yang diciptakan Tuhan.
Baca juga: Dewan Kesenian Manggarai Gelar Workshop dan Launching Modul Tari Tiba Meka
Rival juga punya cita-cita ingin menjadi guru yang teladan untuk mendidik anak-anak bangsa di kemudian hari.
Kini Rivaldus sudah duduk di bangku kelas 2 Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sare, di Desa Komba. Setiap hari Rivaldus harus berjalan kaki menuju ke sekolahnya dengan jarak sekitar 1,5 kilometer (Km) dari rumahnya, lantaran di tempat mereka masih jauh dari akses kendaraan.
Pada bulan April 2021 lalu, Rival mendapatkan tongkat dari Ketua TP PKK Kabupaten Manggarai Timur Ny Theresia Wisang Agas.
Ny Theresia saat menyerahkan tongkat itu juga berpesan agar kedua orang tuanya harus menjaga dan merawat serta menyekolahkan Rival. Selain itu Ny Theresia juga berpesan kepada Rival harus bersekolah.
Baca juga: Mengisi Kekosongan Kursi Wabup Manggarai Timur, Siprianus Habur Direstui Sekjen PBB
Rival saat ini menjadi bintang di kelas. Rival paling aktif dan paling pintar, bahakan Rival mampu mengerjakan soal kelas 3 SD.
"Di kelas dia (Rival) yang paling pintar. Soal kelas 3 saja dia bisa kerja," Ujar Arkon Loking, guru SDN Sare, kepada POS-KUPANG.COM, Kamis 1 September 2022. (rob)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Rivaldus-Eman-Jalu-seorang-anak-difabel-asal-Matim.jpg)