Unwira Kupang

Mahasiswa Unwira Kupang Sukses Amancalistung di SDN Batuinan, Pulau Semau

Universitas Katolik Widya Mandira Kupang Unwira Kupang mengukuti program Kuliah Kerja Nyata Tematik-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKNT-PPM

Penulis: Paul Burin | Editor: Ferry Ndoen
ISTIMEWA
BERSAMA SISWA - Para mahasiswa-mahasiswi bersama siswa-siswi SDN Batuinan pose bersama di gedung sekolah itu, beberapa waktu yang lalu. 

POS-KUPANG.COM, SEMAU - Para mahasiswa/mahasiswi dari Universitas Katolik Widya Mandira Kupang Unwira Kupang mengukuti program
Kuliah Kerja Nyata Tematik-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKNT-PPM) di  Desa Batuinan, Pulau Semau, Kabupaten Kupang,  tanggal  11 Juli  sampai  tanggal 11 Agustus 2022. 

Di pulau yang terletak persis di depan Kota Kupang, itu para mahasiswa-mahasiswi  sukses melakukan Amancalistung (Adikku Mantap Membaca, Menulis dan Berhitung) di SDN Batuinan. 

etua Kelompok KKNT-PPM Unwira di Pulau Semau Tahun 2022,  Alexander Bria dalam rilis yang diterima POS-KUPANG.COM, Rabu, 31 Agustus 2022, menyebut bahwa
​Calistung merupakan kegiatan untuk meningkatkan kemampuan membaca, menulis dan menghitung siswa. Tiga aspek ini kata Alex, demikian panggilannya,  merupakan kemampuan penting yang sangat menunjang kemampuan lainnya. 

Membaca kata Alex,  merupakan kemampuan yang kompleks karena di dalamnya terkait aspek mengingat, memahami, membandingkan, menemukan, menganalisis dan akhirnya menerapkan apa yang terkandung dalam bacaan. Menulis adalah kegiatan yang dilakukan dengan sadar untuk mengungkapkan dan merefleksikan pikiran yang dimiliki siswa dalam bentuk tertulis. 

Berhitung kata dia, adalah alat yang bermanfaat untuk berpikir karena melalui berpikir siswa memeroleh pengalaman matematika sebagai suatu aktivitas yang kreatif. Berhitung juga merupakan keterampilan seseorang dalam mengoperasikan sejumlah bilangan, yaitu berupa operasi penjumlahan, pengurangan, pembagian dan perkalian.

​Setelah menjalankan program Amancalistung kurang lebih selama dua minggu di SDN Batuinan, kata dia,  realita yang dihadapi ialah masih kurangnya kemampuan anak-anak dalam menguasai tiga aspek yang telah dijabarkan.

Hal tersebut karena minimnya fasilitas di sekolah yang kurang memadai dan tenaga pendidik yang kurang mencukupi serta faktor eksternal yang memengaruhi, yakni kurangnya bimbingan lanjutan dari orang tua yang sibuk bekerja baik berkebun dan melaut.  

​Berdasarkan masalah tersebut, kata Alex,  solusi yang diambil oleh mahasiswa/mahasiswi KKNT-PPM Unwira, di Desa Batuinan,  yakni melaksanakan kegiatan pembelajaran tambahan di luar jam sekolah terutama pada sore hari. Solusi tersebut berpengaruh terhadap kemajuan peningkatan kemampuan Calistung pada siswa-siswi SDN Batuinan. 

Menurut testimoni Alex, kegiatan ekstra pelajaran dapat dilihat dari antuasiasme siswa-siswi dalam mengikuti kegiatan belajar di lokasi yang telah ditentukan.
Karena itu ​pada hari Selasa, 9 Agustus 2022,  mahasiswa-mahasiswi KKNT-PPM Unwira ini menyelenggarakan Gebyar Amancalistung.  Hal ini juga sebagai tolak ukur untuk mengetahui perkembangan kemampuan Calistung setiap siswa. Berdasarkan hasil perlombaan tersebut dapat dilihat bahwa terjadi peningkatan kemampuan membaca, menulis dan menghitung.

 Oleh karena itu, Alex dan kawan-kawan menilai bahwa solusi yang dilakukan oleh mahasiswa-mahasiswi ini  cukup berhasil. 

Selain Amancalistung ada beberapa  kegiatan lain, yakni pendampingan Bumdes, pendataan penduduk, pendataan stunting dan penanggulangannya dengan menanam berbagai bibit sayur di kebun gizi milik desa. Bibit diberikan oleh panitia KKN.

Selain itu,  para mahasiswa ini memaksimalkan potensi yg ada desa khusus di Desa Semau karena letaknya di bibir pantai.  "Kami maksimalkan potensi pantai untuk pariwisata dengan penataan  serta promosi melalui media sosial," kata Aleks

Mahasiswa-mahasiswi yang mengikuti KKNT, PPM, yakni Paul Imanuel Octavianus, Paulus Hendriko Klau, Ivone Maria Febriane Lake ​​(Teknik Sipil),  Skolastika Nofriantri Hartini, Maria V. Tresnandonia Dando ​ (Pendidikan Musik), Charles Mali Corbafo ​​(Teknik Informatika), Angelina Constansia Mariana Anunu (Hukum),
Ferdinanus C. Kosa Goran 

Alexander Bria (Ilmu Pemerintahan),  Eliasar Mateos Asamani  (Administrasi Publik),
Tatiana Marsela Lidwin Afoan Lake,
Maria Imelda Wahyuni Lelo Mali (Ilmu Komunikasi),
Bergita Jelita  (Pendidikan Kimia),
Kristina Wahyuni (Pendidikan Bahasa Inggris), 
Mariance Yuliana Faikusa (Pendidikan Bimbingan dan Konseling). (pol)

Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS

BERSAMA SISWA - Para mahasiswa-mahasiswi bersama siswa-siswi SDN Batuinan pose bersama di gedung sekolah itu, beberapa waktu yang lalu.
BERSAMA SISWA - Para mahasiswa-mahasiswi bersama siswa-siswi SDN Batuinan pose bersama di gedung sekolah itu, beberapa waktu yang lalu. (ISTIMEWA)
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved