Prakiraan Cuaca NTT
Apa itu Gelombang Rossby yang Kini Sedang Landa NTT? Simak penjelasan BMKG Berikut Dampaknya
Gelombang Rossby aktif kini sedang melanda NTT? Apa itu Gelombang Rossby? Simak Penjelasan BMKG, ini dampaknya yang harus diwaspadai
Penulis: Adiana Ahmad | Editor: Adiana Ahmad
POS-KUPANG.COM - Provinsi NTT saat ini sedang dilanda Gelombang Rossby aktif. Nah, dampkanya akan terjadi Bencana Hidrometeorologi seperti hujan lebat dan Banjir. Lalu, apa itu Gelombang Rossby? Simak Penjelasan BMKG.
Menurut Penjelasan BMKG ( Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ), Gelombang Rossby merupakan gelombang atmosfer yang bergerak ke arah barat dan terletak di sepanjang ekuator yang umumnya berlangsung selama 7-10 hari
Kepala Stasiun Meteorologi El Tari Kupang Agung Sudiono Abadi dalam keterangan tertulis di Kupang kemarin Sabtu 13 Agustus 2022 menjelaskan, Gelombang Rossby merupakan sebuah kondisi dimana terjadi peningkatan pertumbuhan awan hujan.
Karena itu, Agus Sudiono menghimbau masyarakat untuk waspada terhadap banjir dan hujan lebat sebagai dampak dari Gelombang Rossby.
Baca juga: Gelombang Rossby Aktif di NTT, BMKG Ingatkan Masyarakat Waspada Banjir dan Hujan Lebat
Agun Sudiono mengungkapkan Gelombang Rossby aktif sampai sepekan ke depan yakni 12-18 Agustus 2022. beberapa hari ke depan.
Dampaknya, terjadi curah hujan ringan hingga sedang di wilayah NTT.
Ia menyebutkan, Gelombang Rossby aktif di NTT hingga 15 Agustus
Karena itu Agung menyarankan masyarakat terus meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak hujan yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, maupun petir.
Masyarakat yang bermukim di area bukit atau curam agar lebih waspada dan bisa mengevakuasi diri ke tempat yang lebih aman ketika terjadi hujan dalam waktu yang lama.
Baca juga: Kepala BPBD NTT Imbau Masyarakat Waspada Dampak Gelombang Rossby Ekuator
Ia juga meminta masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatlan langkah-langkah mitigasi guna meminimalisir potensi kerugian akibat kondisi cuaca yang ada
Dan yang tak kalah penting, terus memantau perkembangan cuaca untuk memahami kondisi di daerah dengan mengakses layanan informasi BMKG yang tersedia selama 24 jam. (*)
Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS