Berita Kota Kupang
Dr. M.E. Perseveranda,SE.,M.Si: Punya Nilai Jual
untuk meningkatkan ekonomi rumah tangga khususnya di desa, karena dari desa juga akan membentuk perekonomian wilayah
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Memang kita punya tenun ikat itu beragam. Tiap kabupaten itu punya motif masing-masing. Dan itu memang dari aspek ekonomi, itu punya nilai jual yang tinggi.
Tapi dalam hal ini mesti mulai dengan pemberdayaan terutama kaum perempuan. Baik dari desa-desa itu sangat perlu. Supaya yang mendapat manfaat itu lebih banyak kaum perempuan juga.
Biasanya kita lihat selama ini mereka menjual dengan murah, terus yang mengambil untuk menjual lagi itu yang dapat untungnya lebih banyak. Supaya untuk meningkatkan ekonomi rumah tangga dan khususnya untuk kaum perempuan, kita memang harus bergerak dari desa dan berdayakan kaum perempuan dengan usaha kerajinan tenun ikat.
Baca juga: Pemerintah Kota Kupang Mulai Kerjakan Jalan Taebenu di Wilayah Kelurahan Oebufu
Memang pemerintah juga membantu tapi itu biasanya juga tidak berkelanjutan. Kalau kita mau memberikan kontribusi untuk meningkatkan ekonomi rumah tangga khususnya di desa, karena dari desa juga akan membentuk perekonomian wilayah khususnya NTT.
Kalau selama ini kita lihat sporadis dan tidak berkelanjutan maka kita tidak bisa berharap banyak lagi. Dan tidak hanya memproduksi, tapi harus juga memperhatikan kualitas, motif, dan kebutuhan pasar. Itu perlu. Kadang memang menghasilkan yang asli dan mahal tapi itu hanya untuk segmen tertentu.
Sebenarnya, kalau kita produksi dengan melihat pasaran maka bisa menjangkau semua segmen. Ini yang harus dilihat juga.
Kegiatan yang dilakukan oleh bank Indonesia itu semacam promosi agar tenun ikat kita semakin dikenal. Ini acaranya sangat luar biasa dan akan sangat membantu. Saya lihat ada siaran di YouTube, pasti akan lebih dikenal dan diliat banyak orang.
Ini juga untuk memperkenalkan kepada kaum milenial diluar sana bahwa NTT juga punya tenun ikat yang luar biasa. Satu kabupaten itu punya ragam motif. Jadi kegiatan semacam ini lebih kepada promosi, sehingga orang lebih banyak berminat.
Baca juga: Antoni Kagum Sunset di Belakang Taman Laut Pantai Kelapa Lima Kota Kupang
Selain promosi, saya juga melihat disitu ada Fashion Show. Jadi ini dalam kaitannya dengan bahwa kita memberikan nilai tambah pada kain tenun itu. Kita bisa memproduksi dengan produk lain seperti tas, sepatu. Jadi kita memanfaatkan lembaran kain, tapi kita berharap lebih bahwa adanya nilai lebih pada tenun ikat itu.
Salah satu produk dia sebelumnya jual dengan 300, tapi kalau sudah punya nilai lebih maka pendapatan juga pasti bertambah. Tapi awalannya memang harus promosi dulu. (*)
Ikuti berita Pos-kupang.com di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/ME-Perseveranda.jpg)