Berita Manggarai Barat
Labuan Bajo Tumbuh Pesat, Pasokan Kamar Hotel Melonjak dari 800 Jadi 1.825
Pertumbuhan Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT tumbuh pesat sejak ditetapkan sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas oleh Presiden Jokowi
POS-KUPANG.COM - Pertumbuhan Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT tumbuh pesat sejak ditetapkan sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas oleh Presiden Jokowi.
Satu di antaranya adalah pasokan kamar hotel yang melonjak singinifikan dalam 7 tahun terakhir.
CEO Hotel Investment Strategies (HIS), Ross Woods, mengatakan, Jumlah kamar hotel telah berkembang dari sekitar 800 pada tahun 2015 menjadi 1.825 pada tahun 2021.
Dengan tingkat pertumbuhan tahunan rata-rata atau compound annual growth rate (CAGR) sebesar 14,7 persen.
Baca juga: Atlantis International College Labuan Bajo Cetak Generasi Siap Kerja NTT
Ketertarikan investor atau pengembang hotel tersebut tidak terlepas dari meningkatkan kunjungan wisatwan ke Labuan Bajo.
Baik dari pengunjung domestik maupun internasional.
"Sebagai ibu kota Kabupaten Manggarai Barat, ini menarik lebih dari 250.000 orang sebelum pandemi dan merupakan pintu gerbang ke Pulau Komodo, Taman Nasional Komodo serta Pulau Rinca, Pulau Padar, dan Gili Lawa," ujar Ross Woods.
Menurutnya, Labuan Bajo dan Kabupaten Manggari Barat telah menyaksikan pertumbuhan pasokan hotel yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Pertumbuhan tersebut hanya dikalahkan oleh Kabupaten Rote Ndao, di mana jumlah kamar tumbuh dari 118 kamar pada tahun 2015, menjadi 310 kamar pada tahun 2021, dengan CAGR sebesar 17,5 persen.
Serta, di Sumba Timur yang mengalami pertumbuhan dari 157 kamar pada tahun 2015 menjadi 395 kamar pada tahun 2021, dengan CAGR 16,6 persen.
Baca juga: Jejeran Kedai Nasi Kuning Labuan Bajo , Pas untuk Sarapan Sebelum Jelajahi Keindahan TNK
"Terlepas dari pertumbuhan pasokan kamar yang signifikan, tingkat hunian kamar untuk hotel bintang tumbuh kuat antara tahun 2015 dan 2018," jelasnya.
Demikian pula dengan hotel non-bintang, meskipun pola musiman lebih menyukai hotel bintang dengan kekuatan bulanan yang kuat.
"Sementara pemulihan untuk hotel-hotel di Labuan Bajo telah dimulai, tingkat hunian kamar kemungkinan tidak akan pulih ke level tahun 2019 setidaknya hingga Kuartal II-2023," pungkas Ross Woods.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com
Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/speedboat-labuan-bajo.jpg)