Breaking News
Rabu, 8 April 2026

Bharada Eliezer Akui Dua Kali Tembak Brigadir Joshua dari Jarak Dekat

Ketua Komisi Nasional Hak Asasi dan Manusia ( Komnas HAM ), Ahmad Taufan Damanik, menceritakan hasil pemeriksaan terhadap Bharada Eliezer

Editor: Hasyim Ashari
Tribunnews.com
TEMBAK - Bharada Eliezer, Brigadir Joshua, fsn Irjen Pol Ferdy Sambo bersama istri. Bharada Eliezer akui tembak Brigadir Joshua dari jarak dekat. 

POS-KUPANG.COM - Fakta detik-detik Brigadir Joshua Hutabarat tewas tertembak di kediaman Ferdy Sambo terungkap di Komnas HAM. Dalam keadaan tersungkur, Bharada Eliezer tetap menembak Brigadir Joshua sebanyak dua kali.

Fakta tersebut diungkapkan Bharada Eliezer sebelum seniornya, Bharada E tewas meregang nyawa.

Ketua Komisi Nasional Hak Asasi dan Manusia ( Komnas HAM ), Ahmad Taufan Damanik, menceritakan hasil pemeriksaan terhadap Bharada Eliezer.

Mengutip Tribunnew.com, Ahmad Taufan Damanik mengatakan saat itu, rombongan tiba di rumah dinas Ferdy Sambo untuk menjalani isolasi mandiri.

Setibanya di rumah Ferdy Sambo, Bharada E naik ke kamarnya di lantai dua untuk beristirahat.

Dia bermaksud bersih-bersih dan tidur. "Dia (Bharada E) bilang masuk ke ruangan ADC (aide de camp atau ajudan)," kata Ahmad Taufan Damanik.

Saat itulah, Bharada Eliezer mendengar suara teriakan dari Putri, istri Ferdy Sambo.

Bharada E bergegas turun ke lantai satu karena mendengar teriakan istri Irjen Ferdy Sambo yang memanggil namanya dan ketika turun, Bharada E melihat ada Brigadir J.

Ketika mencoba bertanya pada Brigadir J mengenai apa yang terjadi, Bharada E justru ditembak.

Lantaran merasa terancam, Bharada E memilih mundur untuk mengambil senjatanya.

Ia pun melepaskan tembakan ke arah Brigadir J untuk melindungi diri.

"Nah, setelah beberapa tembakan itu dia mundur ke belakang, dia mengambil senjatanya, mengokang dan membalas tembakan itu," kata Taufan.

Sempat beberapa kali adu tembak, Bharada E berhasil melumpuhkan Brigadir J hingga tersungkur.

Bharada E kembali melepaskan dua tembakan pada Brigadir J, meski seniornya itu sudah tak sadarkan diri.

Alasannya, kata Taufan, Bharada E ingin memastikan Brigadir J telah berhasil dilumpuhkan.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved