Berita Kota Kupang

Wanita Hindu Dharma Indonesia WHDI Kota Kupang Diharapkan Ikut Program Pemerintah Cegah Stunting

Wanita Hindu Dharma Indonesia WHDI Kota Kupang diharapkan bisa mengikuti program pemerintah dalam pencegahan dan penanggulangan stunting

Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/IRFAN HOI
POSE BERSAMA - Foto bersama para ibu-ibu WHDI Kota Kupang dalam kegiatan workshop di aula pantai Lasiana Kota Kupang. Minggu 31 Juli 2022. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Wanita Hindu Dharma Indonesia WHDI Kota Kupang diharapkan bisa mengikuti program pemerintah dalam pencegahan dan penanggulangan stunting. Peran ibu-ibu dinilai penting membendung penyakit stunting ini.

Untuk menyamakan gagasan sekaligus memberi penguatan, WHDI Kota Kupang menggelar sejumlah kegiatan yang berlangsung 30-31 Juli 2022 di aula pantai Lasiana Kota Kupang.

Ketua WHDI Kota Kupang, dr. D.A.P. Shinta Widari, SpKJ, MARS, menjelaskan, selain workshop tentang penurunan angka stunting ada juga kegiatan rekreasi dan manajemen psikis. Ibu-ibu WHDI diharapkan bisa mengekspresikan masalahnya dengan berbagai kegiatan yang digelar.

"Sehingga bisa lebih rileks, santai dan bijak dalam menjaga keharmonisan dalam rumah tangga," sebut dr. Shinta, Minggu 31 Juli 2022.

Terkait dengan penanganan stunting, menurut dia, itu sangat penting. Selain gizi, pola asuh kepada anak juga bagian tidak terpisahkan dalam upaya pencegahan stunting.

Pola asuh yang ia maksudkan adalah dengan mengkombinasikan antara penjelasan juga otoriter ibu kepada anaknya. Artinya, mengasuh anak tidak harus dengan penuh tekanan ataupun kekerasan. Sebab, pola asuh yang baik akan berpengaruh pada tumbuh kembang anak.

Oleh karenanya, dr. Shinta berharap agar selain pemenuhan kebutuhan gizi bagi anak, pola asuh dan memberikan ruang kebahagiaan bagi anak sangat penting. Anak-anak, baginya, tidak boleh diberi rasa cemas karena akan mengubah perilaku, termaksud pola makan yang menyebabkan terjadi potensi stunting.

Sementara itu, ketua panitia kegiatan, Nii Luh, Made Diah Putri Anggarainingsih, SST, M.Kes, menambahkan, kegiatan itu tidak hanya berkutat pada materi. Akan tetapi, rekreasi ataupun refreshing bagi para ibu-ibu WHDI juga diberikan.

Contoh kegiatan seperti manajemen stres, bertujuan untuk menyegarkan kembali pikiran ibu-ibu ketika kembali ke rumah dengan semangat baru sebagai seorang ibu rumah tangga. Apalagi, selama ini ibu-ibu juga punya rutinitas lain seperti berkantor dan itu cenderung didalam ruangan.

"Sehingga dia kembali ke rumah dengan jiwa yang baru dan manajemen stres itu bisa teratasi dengan baik," ucapnya.

Ia menyebut, panitia menyiapkan tiga kegiatan diantaranya workshop, manajemen stres dan outbound. Ada 17 sektor atau tempekan yang mengikuti kegiatan ini. Dia berharap dengan kegiatan ini WHDI terus kompak dalam hal apapun. (Fan)

WHDI Kota Kupang dalam kegiatan worksho
POSE BERSAMA - Foto bersama para ibu-ibu WHDI Kota Kupang dalam kegiatan workshop di aula Pantai Lasiana Kota Kupang. Minggu 31 Juli 2022.
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved