Sidang Kasus Astri dan Lael

Sidang Kasus Astri dan Lael, Randy Badjideh Menangis Saat Bacakan Pledoi Pribadi

Randy diketahui menghabisi nyawa Astri Manafe dan anaknya Lael Maccabe pada 28 Agustus 2021 sekitar pukul 09.00 wita di parkiran Hollywood

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/OBY LEWANMERU
PENGUNJUNG - Pengunjung dan keluarga korban dan aliansi mengikuti sidang dari luar ruangan di PN Kupang Kelas 1 A, Senin 1 Agustus 2022 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Terdakwa kasus pembunuhan Astri Manafe dan Lael Maccabee, Randy Suhardi  Badjideh menangis saat membacakan nota pembelaan atau pledoi pribadinya saat sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Kupang Kelas 1 A, Senin 1 Agustus 2022.

Sidang lanjutan ini dipimpin Wari Juniati,S.H,M.H didampingi empat hakim anggota.

Terdakwa Randy Badjideh didampingi Yance Th. Mesah,S.H dan  Benny Taopan,S.P,.S.H,. M.H dan Narita Krisna Murti.

Baca juga: Sidang Kasus Astri dan Lael, Randy Mengakui Tidak Jujur Sama Ira 

Saat membacakan pledoi pribadi, Randy Badjideh sempat meneteskan air mata, begitu juga usai pembacaan pledoi, Randy nampak menyeka air matanya dengan tisu.

Saat itu Randy Badjideh mengenakan kemeja putih lengan pendek dan rompi tahanan Kejari Kota Kupang.
Pantauan POS-KUPANG.COM, sekitar pukul 14:30 wita sidang pembacaan pledoi mulai digelar.

Nampak pengunjung dan keluarga korban dan juga aliansi mengikuti secara serius pembacaan pembelaan.
Untuk diketahui, Randy Badjideh selaku terdakwa dikenakan pasal berlapis yakni pasal 340 KUHP subsider pasal 338 KUHP jo pasal 80 ayat (3) dan (4) dan pasal 76C undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak Jo pasal 55 KUHPidana.

Randy diketahui menghabisi nyawa Astri Manafe dan anaknya Lael Maccabe pada 28 Agustus 2021 sekitar pukul 09.00 wita di parkiran Hollywood, kelurahan Kelapa Lima Kota Kupang.

Baca juga: Sidang Kasus Astri dan Lael, Begini Keterangan Ira Ua di Persidangan

Dalam rekonstruksi akhir 2021 lalu, Randy menyebut dua jenasah korban kemudian dikuburkan di Kelurahan Penkase Oeleta, Kecamatan Alak, Kota Kupang.(*)

Berita Kota Kupang Lainnya

Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved