Senin, 1 Juni 2026

PLTD Kambajawa Terbakar

80 Persen Kelistrikan di Sumba Timur Disebut Sudah Nyala Pasca Kebakaran PLTD  

Dampaknya terjadi defisit daya sebesar 2 Megawatt (MW) di Sumba Timur. Dia menyampaikan kapasitas mesin yang terbakar sebesar 2 MW. 

Tayang:
Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/TANGKAPAN LAYAR
KEBAKARAN - Tangkapan layar api yang berkobar dari lokasi kebakaran di PLTD Kambajawa Sumba Timur, Kamis 21 Juli 2022 malam. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Sistem kelistrikan di wilayah Sumba Timur disebut sudah menyala 80 persen pasca kebakaran pada PLTD di Kilometer 8 Kelurahan Kambajawa, Kamis 21 Juli 2022 malam.

PT. PLN  Unit Induk Wilayah NTT, sudah mengkonfirmasi hal demikian. 

Manajer Unit Pelaksana Pembangkit (UPK) Timor PT. PLN Unit Induk Wilayah NTT, Aris Kurniawan dalam keterangan tertulisnya,  Jumat 22 Juli 2022 malam, menerangkan, setelah kejadian pihaknya melakukan pemulihan listrik secara bertahap.  

Baca juga: PLN Berkomitmen Rampung Proyek Strategis Nasional (PSN) PLTU Timor-1 Sukses Lalui Tahapan BHT Unit

Dua jam pasca kebakaran, PLN melakukan perbaikan dan penormalan. 

"Penormalan/Recovery sistem dilakukan secara bertahap" tulisnya. 

Dia menyebut, hingga Jumat malam sudah 80 persen gardu yang diperbaiki dan telah menyala di Kota Waingapu. Menurut Aris, mesin yang terbakar sebanyak empat unit.

Dampaknya terjadi defisit daya sebesar 2 Megawatt (MW) di Sumba Timur. Dia menyampaikan kapasitas mesin yang terbakar sebesar 2 MW. 

Aris mengaku, mesin yang terbakar adalah mesin yang disewa dan kapasitasnya mencapai 6 MW dari beberapa mesin yang disewa oleh PLN.

Baca juga: Siap Kembangkan Panas Bumi Ulumbu, PLN Lakukan Tabe Gendang Penghormatan Masyarakat Adat Manggarai

Aris menjelaskan, akan segera mengirimkan mesin dengan kapasitas 3 MW dari Kupang untuk menutupi difisit listrik yang terjadi di Sumba Timur pasca terbakarnya PLTD Kambajawa pada Kamis malam. 

Terpisah Manajer Komunikasi PT. PLN Unit Induk Wilayah NTT, Ita Yupukoni mengungkapkan, pihaknya belum mengetahui secara pasti penyebab terbakarnya PLTD Kambajawa di Sumba Timur meski sudah lebih dari 24 jam kejadian tersebut.

"Belum bisa disimpulkan karena itu kan masih ada police line itu tentu nanti kita sesuai dengan investigasi bersama (polisi)," jelasnya, ketika dihubungi wartawan. 

Ita juga menanggapi rencana pihak kepolisian yang akan mendatangkan Laboratoriun Forensik. Pada prinsipnya, PT.

Baca juga: Suasana Saat PLN Kenalkan Kemudahan Kompor Induksi ke Pedagang Ikan di kawasan Pantai Kelapa

PLN akan tunduk pada proses penyelidikan yang dilakukan polisi terkait terbakarnya PLTD Kilometer 8, Kelurahan Kambajawa, Sumba Timur NTT.  Ia mengatakan, musibah yang terjadi tentu tidak diinginkan oleh siapapun. (*)

"Termasuk petugas yang bertugas saat itu tidak menginginkan musibah tersebut", ujarnya, menambahkan. (*)

Berita Kota Kupang Lainnya 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved