Romo Dus Bone Dorong Umat Masuk Anggota KSP Kopdit Benefactor
Di KSP Kopdit Benefactor umat saling membantu untuk itu bagi yang belum menjadi anggota diharapkan segera menjadi anggota.
Penulis: Gerardus Manyela | Editor: Gerardus Manyela
Laporan Wartawan POS KUPANG.COM, Gerardus Manyela
POS KUPANG.COM, KUPANG - Pastor Paroki Fransiskus dari Assisi Kolhua, Kupang, Romo Longginus Bone yang akrab disapa Romo Dus mengimbau umat paroki itu masuk menjadi anggota KSP Kopdit Benefactor. KSP Kopdit Benefactor adalah koperasi simpan pinjam di bawah naungan paroki St. Fransiskus dari Assisi Kolhua, Kupang.
Hal ini disampaikan Romo Dus Bone saat memimpin ibadah pemberkatan Kantor KSP Kopdit Benefactor di Blok O, Perumahan Lopo Indah Permai, BTN Kolhua. Kantor ini baru direhabilitasi untuk kenyamanan pelayanan kepada anggota. Saat ini KSP Kopdit Benefactor baru beranggotakan 140 orang.
Di hadapan pengurus dan pengawas serta pembina, Romo Dus Bone mengatakan, sebagai pastor paroki, dirinya terpanggil untuk terus mendorong umat masuk menjadi anggota. Ke depan, katanya, pasangan calon suami istri yang akan menikah didorong menjadi anggota sebagai bekal dalam membangun ekonomi rumah tangga. Demikian juga umat yang membutuhkan pelayanan kerohanian, akan terus didorong menjadi anggota.
Romo Dua Bone juga menitip pesan kepada pengurus yang diketui Yudith Salassa Bele dan Pengawas yang diketuai, Martinus B Tokan bekerja sama melayani anggota dengan sebaik-baiknya, sehingga menggairahkan umat yang belum masuk anggota untuk menjadi anggota.
Baca juga: Romo Dus Bone Kukuhkan Pengurus DPS dan KUB Stasi Santo Agustinus Bello
Bagi Romo Dus Bone, di koperasi ada gotong-royong dan saling membantu. Karena itu, umat diajak bahu membahu dan saling menolong dengan menjadi anggota. Dengan menjadi anggota dan menyimpan uang di koperasi, memudahkan anggota untuk meminjam jika ada kebutuhan yang mendesak asal taat mengembalikan sehingga tidak terjadi kredit macet.
Ketua Pembina yang juga Ketua Pelaksana DPP Paroki St. Fransiskus dari Assisi Kolhua, Kupang, Adrianus Ceme juga mendorong umat untuk menjadi anggota KSP Kopdit Benefactor. Ke depan, katanya, pengurus DPP wajib menjadi anggota sehingga pertumbuhan anggota dan keuangan di koperasi binaan paroki itu bertumbuh menjadi koperasi yang besar dan sehat.
Bagi Adri Ceme, menyimpan uang di koperasi tidak akan hilang dan berkurang. Dia mencontohkan dirinya yang sudah lama menyimpan uang di koperasi itu. Saat dicek beberapa waktu lalu, uang itu masih ada sehingga memacunya terus menambah simpanan.
Dia berharap pengurus dan pengawas yanga baru hasil RAT Tahun Buku 2021/2022 berkerja lebih keras, melakukan pendekatan dengan pelayanan yang prima sehingga mendorong umat yang belum menjadi anggota, tergerak untuk masuk menjadi anggota.
Baca juga: Lantik Pengurus Wilayah dan KUB, Romo Dus Bone Tekankan Pentingnya Pemimpin yang Melayani
KSP Kopdit Benefactor juga berbenah diri terkait pembukuan dan lain-lain, menuju ke koperasi digital. Untuk itu, siang ini pengurus dan pengawas mendapat kunjungan pengawas dari Dinas Koperasi Provinsi NTT melakukan penelitian untuk menganalisis tingkat kesehatan dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kesehatan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Koperasi Kredit Benefactor.
Penelitian ini menggunakan pendekatan metode deskriptif kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan untuk menganalisis kesehatan koperasi digunakan tujuh variabel yaitu aspek permodalan, kualitas aktiva produktif, manajemen, efisiensi, likuiditas, pertumbuhan dan kemandirian serta aspek jati diri koperasi.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/berkat-kantor-ksp-kopdit-benefactor.jpg)