Berita NTT Hari Ini
Pelatih Takraw Sumba Tengah Optimis Atletnya Meraih Prestasi di Kejurda Takraw NTT
Kejurda ke-19 tahun 2022 ini diikuti kontingen takraw Kota Kupang serta kontingen takraw dari enam kabupaten, salah satunya kontingen Sumba Tengah
Penulis: Ray Rebon | Editor: Edi Hayong
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon
POS-KUPANG.COM, KUPANG- Pengprov PSTI NTT telah menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) ke-19 Sepak Takraw yang berlangsung di lapangan futsal komplek GOR Flobamora Oepoi Kupang, Senin 18 Juli 2022.
Adapun Kejurda ke-19 tahun 2022 ini diikuti kontingen takraw Kota Kupang serta kontingen takraw dari enam kabupaten, salah satunya kontingen Sumba Tengah.
Menurut Pelatih sepak takraw Sumba Tengah, Sepriana Ismau saat ditemui Pos-Kupang.Com, Senin 18 Juli 2022 di sela-sela memantau jalannya pertandingan menyampaikan dengan melihat kualitas para atlet, dirinya yakin dan optimis akan menjuarai dalam beberapa kategori pertandingan tersebut
"Lihat kualitas para atlet ini, kami optimis pasti akan peroleh sesuatu," kata dia.
Menurut Sepriana Ismau selama ini Ia selalu mengikuti Kejurda Takraw NTT sehingga bisa mengukur kekuatan lawan-lawan yang siap dihadapi pada kejurda ini.
Disampaikan bahwa persiapan bagi para atlet takraw putri maupun putra belum maksimal, karena pandemi Covid yang mewajibkan para atlet belajar dari rumah dan sebagian orang tua belum mengijinkan anaknya untuk keluar.
"Namun untuk Kejurda Sepak Takraw kali ini kami sudah siap," kata Sepriana kepada Pos-Kupang.Com
Dikatakan untuk para atlet sendiri telah dipersiapkan baik itu dari segi mental maupun fisik untuk mengikuti setiap pertandingan dalam Kejurda Takraw tersebut.
Selain itu, kata dia Pemda sendiri melaui KONI Sumba Tengah pun terus mendukung dan mensuport pengurus maupun tim sepak takrawnya walaupun dengan biaya yang terbatas.
Sepriana mengatakan dalam Kejurda Takraw tahun ini Sumba Tengah mengutus tim sepak takraw junior putri dan senior putri.
"Ada dua tim sepak takraw putri yang ikut Kejurda Takraw kali ini," ujarnya
Kata dia, pertandingan pertama hari ini, tim sepak takraw putri junior Sumba Tengah kalah melawan tim takraw putri asal Sabu Raijua.
Kekalahan tersebut, diakuinya bukan karena permainan anak asuhannya tidak baik, melainkan permainan para atlet takraw dari Sabu Raijua jauh lebih baik.
Ia mengakui lagi jika kualitas pemain dari kontingen takraw Sabu Raijua luar biasa.
"Hampir semua kontingen takraw masih memperhitungkan jika akan mengalahkan tim takraw Sabu Raijua," ungkapnya
Menurutnya berdasarkan hasil lotre, timnya dapat bersaing dalam semua kategori.
Ia sendiri telah menjadi pelatih dan mendampingi para atlet sejak tahun 2010 dalam mengikuti event-event seperti Kejurda maupun event lainnya.(*)