Penganan Covid 19

Aturan Baru Naik Pesawat Terbang, Wajib Vaksin Booster Berlaku Mulai 17 Juli 2022

Simak baik-baik bagi kamu yang hendak melakukan perjalana. Ada aturan baru Naik Pesawat Terbang. Berlaku mulai 17 Juli 2022. Berikut penjelasannya

Editor: Adiana Ahmad
POS KUPANG/EGINIUS MO'A
Penumpang yang baru saja turun dari pesawat di Bandara Frans Seda Maumere. Aturan baru Naik Pesawat Terbang wajib Vaksin Booster mulai berlaku 17 Juli 2022 

POS-KUPANG.COM - Pemerintah mulai memberlakukan aturan baru Naik Pesawat Terbang per 17 Juli 2022. Bagi kamu yang hendak melakukan perjalanan dengan menggunakan pesawat terbang, wajib vaksin ketiga atau Vaksin Booster. Berikut penjelasan lengkapnya. 

Penerapan aturan baru Naik Pesawat Terbang tersebut langsung didukung oleh maskpai penerbangan nasional, Garuda Indonesia dan Pelita Air Service

Disebutkan aturan baru wajib Vaksin Booster untuk pengguna transportasi tercantum dalam Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 21 Tahun 2022 tentang Ketentuan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri, dan berlaku mulai 17 Juli 2022.

Dalam surat edaran itu, pengguna transportasi yang telah menerima Vaksin Booster tidak perlu lagi menunjukkan bukti tes Antigen maupun RT-PCR.

Baca juga: Penanganan Covid-19 Indonesia Masih Lebih Baik dari Negara Lain di Dunia, Simak Pesan Airlangga

Sementara, bagi pelaku perjalanan yang baru menerima vaksin dosis pertama diwajibkan menunjukkan hasil negatif RT-PCR yang berlaku 3x24 jam.

Bagi masyarakat yang belum atau tidak bisa divaksin karena penyakit tertentu, akan diminta menunjukkan hasil negatif RT-PCR yang berlaku 3x24 jam berikut surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah.

Ketentuan wajib Vaksin Booster bagi pelaku perjalanan dengan rentang usia 6 hingga 17 tahun hanya wajib menunjukkan sertifikat vaksin dosis dua tanpa menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test Antigen.

Sedangkan jika anak usia 6 hingga 17 tahun baru menerima vaksin dosis pertama atau belum vaksin, wajib menunjukkan hasil negatif RT-PCR yang berlaku 3x24 jam berikut surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah.

Pelaku perjalanan usia di bawah 6 tahun tidak perlu menunjukkan sertifikat vaksin ataupun hasil negatif swab antigen/RT-PCR, tetapi wajib melakukan perjalanan dengan pendamping yang memenuhi ketentuan vaksinasi dan pemeriksaan Covid-19

Baca juga: Ingin Vaksin? Simak Jadwal dan Lokasi Vaksinasi Covid-19 di Wilayah Sumba Timur Hari Ini 

Respon Garuda Indonesia dan Pelita Air Service

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menyampaikan, pihaknya akan mendukung penerapan kebijakan pemerintah soal vaksin ketiga atau booster sebagai syarat perjalanan untuk penumpang pesawat.

"Garuda Indonesia selalu mendukung kebijakan pemerintah," ujar Irfan saat dihubungi, Senin (11/7/2022).

Nantinya, ucap Irfan, petugas Garuda Indonesia di bandara akan mengingatkan penumpang untuk menunjukkan bukti sudah vaksin ketiga, terutama saat penumpang hendak melakukan check in.

"Nanti petugas akan mengingatkan, saat konfirmasi waktu check in," ucap Irfan.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved