Idul Adha 2022
Contoh Teks Khutbah Idul Adha 2022 Terbaiik : Makna Kurban dalam Kehidupan
Tahun ini ada perbedaan perayaan Hari Raya Idul Adha 2022. Hari ini sebagian Umat Islam telah merayakan Hari Raya Idul Adha 2022.
Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Yeni Rahmawati
Hari ini kita mengenang peristiwa sejarah yang agung melibatkan dua orang Rasulallah yang tetap dikenang sepanjang zaman.
Ketika Nabi Ismail a.s, menginjak usia remaja, sang ayah, yaitu Nabi Ibrahim a.s, mendapat perintah langsung dari Allah lewat mimpi bahwa ia harus mengurbankan Ismail putra kesayangannya.
Tentu, ada konflik batin yang bergejolak pada diri Nabi Ibrahim antara kecintaan kepada anak dan ketaatan memenuhi perintah Allah SWT. Namun, cintanya kepada Allah jauh lebih besar daripada cintanya kepada anak, istri, harta benda dan materi dunia lainnya.
Untuk melaksanakan perintah Allah, Nabi Ibrahim a.s, mengajak putranya dengan berdialog sebagai bentuk komunikasi efektif antara sang ayah dengan anak dalam rangka mendidik serta membina ikatan batin kasih sayang, ketaatan dan kepatuhan. Dalam dialognya seperti terlukis dalam bahasa yang sangat indah dan menyeَjukkan di dalam al-Qur’an:
يَا بُنَيَّ إِنِّي أَرَىٰ فِي الْمَنَامِ أَنِّي أَذْبَحُكَ فَانْظُرْ مَاذَا تَرَىٰ ۚ
Baca juga: Contoh Naskah Khutbah Idul Adha Singkat PDF: Tiga Pesan Dibalik Penyembelihan Kurban
“Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!”.
Ismail sebagai anak yang soleh, patuh dan taat kepada orang tua yang telah melahirkan dan membesarkannya, sepontanitas menjawab:
يَا أَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُ ۖ سَتَجِدُنِي إِنْ شَاءَ اللَّهُ مِنَ الصَّابِرِينَ
“Wahai ayahku tercinta, laksanakanlah apa yang telah Allah perintahkan kepadamu. Insya Allah, ayahanda akan menyaksikan sendiri bahwa ananda sabar serta tabah menghadapi ujian itu”. (QS. Ash Shoffat: 102)
Dalam peristiwa yang sangat mengharukan dan pada detik-detik yang amat dramatis, tiba-tiba Allah menebus Ismail dengan seekor kambing besar yang dibawa oleh malaikat:
Baca juga: Contoh Naskah Khutbah Idul Adha 2022, Kisah Nabi Ibrahim AS jadi Suri Tauladan
وَفَدَيْنَاهُ بِذِبْحٍ عَظِيمٍ
“Dan Kami tebus dia yaitu Ismail dengan suatu sembelihan yang besar”. (QS. Ash Shoffat: 107)
Kaum Muslimîn dan Muslimat Rahimakumullah
Menurut naluri dan pikiran orang biasa, apa yang digelar Nabi Ibrahim as. di dalam panggung sejarah manusia adalah sesuatu yang amat sulit diterima; akan tetapi buat keluarga Nabi Ibrahim as. hal itu adalah suatu keniscayaan untuk dilaksanakan.
Sikap seperti inilah yang menunjukkan jati diri Nabi Ibrahim as. sehingga dianugerahi oleh Allah sebagai al Khalil, Imam, teladan dan idola. Kehormatan tersebut tidak mungkin diraih tanpa didampingi oleh istri yang salihah dan anak yang saleh.