Shinzo Abe Ditembak
Profil Shinzo Abe, Mantan PM Jepang yang Jadi Korban Penembakan
Mantan PM Jepang Shinzo Abe meninggal dunia usai ditembak saat sedang berpidato di Kota Nara, Jepang, Jumat 8 Juli 2022.
Shinzo Abe mempertahankan kursinya di Majelis Rendah Jepang. Selama beberapa tahun, dirinya diam secara politik, terutama saat Partai Demokrat Jepang mengambil alih pemerintahan pada 2009.
Namun, keterdiamannya pecah saat Shinzo Abe kembali terpilih menjadi pemimpin Partai Liberal Demokrat pada September 2012.
Baca juga: Mantan PM Jepang Shinzo Abe Meninggal Dunia Usai Ditembak
Tindakan pertama yang dilakukan Shinzo Abe kala itu adalah mengunjungi Kuil Yasukuni di Tokyo, sebuah peringatan kematian untuk orang-orang yang dihukum karena kejahatan perang selama Perang Dunia.
Tindakan Shinzo Abe ini pun memicu protes keras dari negara-negara di kawasan Asia Pasifik. Kejadian tersebut tak lantas membuat nama Partai Liberal Demokrat merosot.
Pada 16 Desember 2012, partai pimpinan Shinzo Abe ini menang telak dalam pemilihan Majelis Rendah. Hingga pada 26 Desember 2012, dukungan Partai Liberal Demokrat dan koalisinya, New Komeito, menyetujui Shinzo Abe untuk menduduki posisi perdana menteri.
Ia pun naik menjadi Perdana Menteri Jepang menggantikan Yoshihiko Noda dari Partai Demokrat Jepang.
Menduduki kursi perdana menteri untuk kedua kali, Shinzo Abe dengan cepat meluncurkan program ekonomi untuk merangsang ekonomi Jepang.
Dilansir dari laman Binus, langkah Shinzo Abe ini kemudian mendapat julukan "Abenomics". Ini terdiri dari dua program. Pertama, pemerintah Jepang fokus pada pemulihan ekonomi dan melepaskan Jepang dari deflasi berkepanjangan.
Kedua, Jepang di bawah pemerintahan Shinzo Abe berkomitmen memperkuat aliansi tradisionalnya dengan Amerika Serikat di satu sisi, serta meningkatkan hubungan dengan China di sisi yang lain.
Untuk menjalankan program yang pertama, Shinzo Abe berusaha menyeimbangkan antara kebijakan moneter dan fiskalnya. Sisi fiskal, yakni pengeluaran untuk proyek-proyek infrastruktur penting dan masif.
Baca juga: Shinzo Abe Ingin Amerika Serikat Berjanji untuk Membela Taiwan. Itu Sebuah Kesalahan
Seperti memperbaiki dan membangun kembali jalan-jalan dan fasilitas umum, termasuk membangun kembali infrastruktur yang rusak akibat gempa bumi dan bencana tsunami.
Fasilitas-fasilitas umum yang akan dibangun kembali antara lain rumah sakit, sekolah, dan gedung-gedung pemerintahan. Sisi moneter, yakni mengurangi deflasi yang melanda Jepang. Untuk itu, Bank Sentral Jepang ditargetkan mencapai target inflasi hingga 2 persen.
Sebelum mencapai target inflasi, terlebih dahulu harus meningkatkan pendapatan masyarakat dan pada gilirannya memberikan stimulus agar mereka meningkatkan belanja.
Selain itu, pemerintah juga berupaya untuk memberikan perhatian khusus bagi para generasi muda dalam menciptakan pasar bisnis dan industri baru.
Dalam konteks ini, implementasi program yang kedua dari Abenomics ini menjadi sangat krusial. Abe pun sadar bahwa hal itu hanya bisa dicapai dengan memperbaiki hubungan dengan AS, Asia pada umumnya, dan secara khusus dengan China, yang menjadi program kedua dari Abenomics. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/perdana-menteri-jepang-shinzo-abe-mengundurkan-diri.jpg)