Datang Tanpa Target, Tim Shoto-Kai Nagekeo Raih Juara Umum 3

Saya baru dua tiga bulan kumpul anak-anak untuk latihan. Tapi puji Tuhan, kami bisa meraih hasil seperti ini. Membanggakan bagi Nagekeo

Editor: Sipri Seko
POS KUPANG/SIPRI SEKO
Kontingen Shoto-Kai Nagekeo 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Dana yang terbatas, Nagakeo nyaris tak bisa mengirim para karatekanya untuk mengikuti Kejurda Shoto-Kai NTT 2022 di Kupang. Namun hasil fantastis diraih tim asuhan Syafruddin ini.

Delapan medali emas, lima perak dan lima medali perunggu berhasil dibawa pulang. "Ini sangat membanggakan. Sebetulnya target awal kami ke Kupang ini hanya sekadar berpartisipasi. Saya baru dua tiga bulan kumpul anak-anak untuk latihan. Tapi puji Tuhan, kami bisa meraih hasil seperti ini. Membanggakan bagi Nagekeo," kata Syafruddin.

"Atlet kami hampir semua baru sabuk putih. Namun mereka memiliki kemauan dan semangat yang sangat besar untuk bisa juara. Saya sebagai pelatih, sangat terharu dengan hasil ini. Kami akan buat laporan resmi ke Pemkab Nagekeo terkait hasil yang dicapai ini," kata Syafruddin.

Syafruddin mengucapkan terima kasih kepada Soke Frans Fernando, PB Shoto Kai, Pengprov Shoto-Kai NTT, panitia pelaksana, para orangtua atlet dan pihak lain yang sudah mendukung tim Nagekeo sehingga bisa meraih prestasi seperti ini.

"Dari 11 daerah peserta, kami raih peringkat tiga terbaik. Ini hasil yang luar biasa dan tidak pernah kami sangka. Semoga ke depan, dengan semakin giat berlatih, anak-anak Nagekeo bisa kembali mengharumkan nama NTT bahkan nasional," kata Suafruddin.

Syafruddin menyebut beberapa mantan anak asuhnya seperti Joktan Taneo, Sovi Taneo dan lainnya yang pernah memperkuat Forki NTT di kejurnas maupun pra PON.

"Nagakeo punya banyak talenta terutama di cabang beladiri karate. Kami akan berusaha untuk memoles dan melatih mereka lebih baik," kata Syafruddin.

Shoto-Kai Nagekeo juara
Kontingen Shoto-Kai Nagekeo


Kejurda Shoto-Kai 2022 ini diikuti 11 kontingen dari seluruh Provinsi NTT. Adapun kontingen peserta, yakni Kota Kupang, TTS, Sikka, Ende, Nagekeo, Ngada, Manggarai, Sumba Timur, Sumba Barat, Sumba Barat Daya dan Rote Ndao.

Pendiri Perguruan Shoto-Kai, Soke Frans Fernando, pada kesempatan itu memberikan motivasi kepada para atlet untuk jangan puas lalu sombong dengan hasil yang dicapai ini. Dia mengatakan, prestasi yang sudah diraih ini mesti ditingkatkan dengan berlatih lebih keras.

"Jangan sombong dengan hasil ini. Terus berlatih lebih keras. Jangan puas kalau baru juara di tingkat NTT. Saya ucapkan terima kasih kepada semua atlet, pelatih dan pengurus yang sudah datang mengikuti kejuaraan ini. Kita harus terus berbuat agar olahraga karate lebih berkembang," kata Soke Frans. *

Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved